AsliCirebon.com - Kasus mengenai
beredarnya dokumen yang bernama Panama Papers yang berisi dokumen finansial
firma hukum Mossack Fonseca asal Panama, menyangkut banyak nama tokoh – tokoh
di dunia ini. Termasuk di Indonesia terdapat beberapa nama, termasuk nama Ketua
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Aziz .
Hal tersebut sepertinya tidak
mendapat tanggapan dari Presiden Joko Widodo ketika Harry Azhar melakukan klarifikasi tercatutnya
namanya didalam dokumen tersebut. Dalam pengakuan Harry Azhar Presiden Joko
Widodo hanya mendengarkan saja.
“Ya, karena hanya menyampaikan,
tentunya Presiden hanya mendengarkan,” Ujar Pramono Anung.
Hal tersebut juga diungkapkan oleh
Pramono Anung yang saat itu juga mendampingi Presiden Joko Widodo saat bertemu
dengan sejumlah petinggi BPK. Dalam pertemuan tersebut Joko WIdodo tidak
memberikan komentar apapun atas klarifikasi yang diberikan oleh Harry Azhar.
“Nah, mengenai bagaimana dan apa
itu, tentu Pak ketua BPK sendiri yang tahu. Tapi beliau sudah mnyampaikan
betul, dan mengklarifikasinya,” Ujar Sekertaris Jenderal PDI – P.
Namun Pramono Anung belum
mengetahui tentang dugaan keterlibatan Ketua BPK Harry Azhar Aziz dalam masalah
Tax Heaven yang ada di Panama tersebut.
“Ya, Presiden hanya menerima itu ,
tetapi beliau kan belum tahu yang sebenarnya. Jadi hanya mendengarkan laporan
ketua BPK atas hal itu,” Tambahnya.

0 comments:
Post a Comment