AsliCirebon.com - Kemelut yang
terjadi pada pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai kasus pembelian lahan
Rumah Sakit Sumber Waras mendapat tanggapan dari Ahmad Dhani. Kasus ini merebak
karena dalam proses pembangunan tersebut diduga terdapat potensi kerugian
Negara yang dikeluarkan oleh BPK.
Pesaing dari Calon pertahana yang
akan masuk pada pencalonan Gubernur DKI Jakarta 2017 , dirinya mengatakan
dibutuhkannya sikap tegas dari Presiden Joko Widodo karena Ahok pernah berkata
bahwa BPK itu ngaco dan penipu, hal tersebut harus dibuktikan agar tahu siapa
yang salah dalam permasalahan tersebut.
Ahmad Dhani mengatakan bahwa BPK
merupakan lembaga Tinggi Negara yang harus dihormati karena memang diketahui
BPK merupakan lembaga tinggi daripada Gubernur.
"Ahok bilang BPK ngaco dan nipu. Sebagai
Presiden, Jokowi harus tentukan sikap, yang ngaco yang mana, BPK atau
mulutnya Ahok. Atau Jokowi kasih tahu Ahok, ngomongnya jangan ngaco. BPK
itu lembaga tinggi negara yang lebih tinggi dari Gubernur," Ujar Bos
Republik CInta Management.
Ahmad Dhani mengaku bahwa dirinya
sudah melaporkan hal tersebut kepada Joko Widodo melalui twitternya.
"Saya hari ini saya nge-tweet kepada
Pak Jokowi. Jadi, Ahok bilang katanya
BPKngaco, nipu. Saya nge-tweet kepada
Pak Jokowi, bubarkan BPK kalau memangngaco seperti kata mulutnya
Ahok," Tambahnya.

0 comments:
Post a Comment