AsliCirebon.com - Kasus uang palsu
ternyata bukan hanya menyasar kota – kota besar yang ada di Indonesia saja,
namun beberapa daerah yang tidak disangka dalam peredaran uang palsu ternyata
juga sampai juga. Salah satunya adalah kota Cirebon.
Bahkan penemuan kasus uang palsu
tersebut meningkat dari tahun lalu, hal itu terbukti pada tahun 2014 saja ditemukan
sebanyak 7.936 lembar uang palsu, angka ini meningkat pada tahun 2015 yang
mencapai 16.084 lembar uang palsu, hal tersebut dilansir oleh Kantor Perwakilan
Bank Indonesia (BI) Cirebon, Jawa Barat.
"Penemuan uang palsu itu ada
peningkatan dari tahun sebelumnya, dimana sekarang kita menemukan 16.084 lembar
uang palsu," Ucap Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia
Cirebon Abdul Majid Ikram .
Namun hal tersebut menurut Abdul
Majid Ikram mengatakan adanya penemuan uang palsu ini bisa menjadikan dua hal
yang bertolak belakang, yaitu positif dan negative. Negatifnya karena kita
harus waspada ternyata terdapat uang paksu disekitar kita. Namun hal postifnya
adalah banyaknya
masyarakat yang sadar akan kasus uang palsu tersebut. Hal itu
dibuktikan dalam beberapa pelaporan yang diberikan kepada masyarakat kepada
pihaknya mengenai uang palsu tersebut.
"Negatifnya kita patut lebih
waspada, positifnya masyarakat berarti sudah sadar dan mau melaporkan kasus
uang palsu," Lanjutnya.
Peningkatan uang palsu dimasyarakat
tersebut salah satunya adalah adanya praktek dukun pengganda uang yang
dipercaya masyarakat, namun berkat kerjasama Bank Indonesia dengan beberapa
mitra pedagan yang bisa mengenali uang palsu maka peredaranya bisa ditekan.
"Setelah kami menjadikan pedagang
mitra untuk sosialisasi uang palsu atau asli, temuan BI jadi meningkat,"
Tambahnya.

0 comments:
Post a Comment