AsliCirebon.com - Alih – alih berniat mencari nafkah untuk
memperbaiki kehidupan di negeri orang, belasan waga Desa Guwa Lor, Kecamatan
Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat emnjadi korban penipuan penyalur Tenaga
Kerja Indonesia untuk diberangkatkan ke luar Negeri.
Menurut salah seorang warga yang
juga menjadi korban penipuan yang bernama Sudirman (27) mengatakan bahwa
dirinya ditawarkan oleh sesorang untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia. Sudirman
diwajibkan membayar Rp.35 Juta untuk
proses pendaftarannya.
“Kemudian kami mendaftar menjadi
calon TKI yang infonya mendapat gaji senilai Rp40 juta per bulan. Saya bersama
rekan-rekan merasa tertarik karena gaji besar dan tidak rumit prosesnya, hingga
kami mendaftar dengan pembayaran pertama sebesar Rp 15 juta. Selanjutnya kami
diminta lagi sebesar Rp20 juta, tetapi sampai saat ini tidak ada pemanggilan
apa pun kepada kami hingga satu tahun ini,” Ujarnya.
Bukan hanya disitu saja, Sudirman
juga dimintai pelaku untuk membayar mengurus ijazah dan akte kelahiran sebesar Rp900
ribu.
“Selain sudah membayar uang sebesar
itu, kami juga dimintai uang lagi, katanya untuk membuat ijazah sebesar Rp700
ribu dan akte kelahiran sebesar Rp200 ribu, tetapi sampai saat ini tidak ada
proses apa pun,” Tamabhnya.
Sudirman juga berharap agar kasus
ini tidak terulang lagi kepada warga yang lain, karena diketahui bahwa penipu
tersebut masih berkeliaran di Wilayah Kaliwedi.
“Saya berharap kepada penegak hukum
untuk melakukan penangkapan kepada sponsor-sponsor seperti itu, jangan sampai
banyak korban lagi. Karena sangat jelas melakukan penipuan dan itu masih banyak
berkeliaran di wilayah Kaliwedi,” Lanjutnya.

0 comments:
Post a Comment