AsliCirebon.com - Menjelang bulan
Ramadhan, Perum Bulog melakukan pembelian bawang merah di Kota Cirebon dan
Brebes, hal itu dilakukan untuk melakukan stabilisasi harga di berbagai tempat
di Indonesia yang mengalami kenaikanharga.
Menurut Kasubdivre III Dolog
Jabar Titov Agus Sabilia bawang yang dibeli oleh Perum Bulog terdapat beberapa
spesifikasi yaitu dengan butiran yang sudah lepas ada juga yang masih berbentuk
ikatan. Harga yang dibeli oleh Bulig juga berbeda – beda, harga bawang merah
yang masih terikat harganya Rp20rb, sedangkan harga yang sudah lepas dari
ikatan berharga Rp.23 ribu.
"Bawang yang diserap dalam
bentuk yang sudah butiran lepas atau grogolan dan juga bentuk yang masih
ikatan, tetapi masuk kategori askim atau sudah dijemur selama tujuh hari," Ucapnya.
Setelah tu bawang yang berkualitas
bagus langsung bisa disortir dan dimasukkan kedalam karung waring yang sudah
ada.
"Semua harga itu sampai di
atas truk dan sebelumnya dilakukan sortiran untuk mendapat kualitas yang bagus
dan dikemas dalam karung waring,"
Selain itu menurut Sumardi Noor
dari Ditjen Hortikultur Kementan yang ikut dalam pembelian bawang merah
tersebut mengatakan bahwa sampai saat ini sudah 17 truk yang sudah sampai di
gudang bulog di Jakarta dann diharapkan hal ini bisa menstabilkan harga bawang
merah yang melonjak.
"Stok bawang yang 17 truk itu
sudah sampai gudang bulog di Jakarta” Lanjutnya.
"Kita berharap memasuki
bulan Ramadhan harga bawang bisa kembali normal," Sambungnya.

0 comments:
Post a Comment