AsliCirebon.com - Terjadinya kasus
kekerasan anak di Kota Cirebon yang terjadi pada NM, membuat miris sebagian
masyarakt Indonesia. Karena memang sepertinya kekerasan Seksual kepada anak
yang ada di Indonesia sepertinya tidak ada habisnya,
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis
mengatakan hal ini mungkin dikarena minimnya dengan anggaran yang diberikan
kepada pencegahan kekerasan anak. Selama ini anggaran tersebut hanya tertampung di BPMPPKB.
“Selama ini anggaran kegiatan
pencegahan kekerasan anak hanya tertampung di BPMPPKB Kota Cirebon dan anggaran
tersebut dirasa kurang maksimal, sehingga dibutuhkan penambahan anggaran pada
APBD 2017 mendatang. Kami minta BPMPPKB untuk terus menyosialisasikan kegiatan
pencegahan kekerasan terhadap anak ini,” Ujar Nazrudin Azis.
Selama ini tepa dirasa kurang
maksimal untuk anggaran, padahal menurutnya hal tersebut sangatlah pentimg
karena menyangkut dengan anak – anak dan dirinya tidak mau terjadi lagi pada
anak – anak.
“Anggaran yang kemarin dirasa
kurang maksimal. Padahal, anak-anak sangat rentat terhadap kekerasan, makanya
perlu adanya perioritas, agar ke depan kekerasan yang menimpa anak tidak
terjadi lagi,” Lanjutnya.
Untuk selanjutnya dirinya akan
berkordinasi menentukan angka pasti mengenai anggaran yang digunakan untuk
upaya pencegahan kekerasan seksual kepada anak.
“Prosentasenya anggarannya nanti
akan kita kaji, tapi dipastikan akan mengambil 20 persen anggaran pendidikan.
Nantinya bisa kembangkan melakukan pembinaan budi pekerti dan seterusnya,” Tutupnya.

0 comments:
Post a Comment