Latest News
Saturday, April 9, 2016

Seorang Siswi Memaki Polwan Dan Mengaku Anak Jendral Di Medan


AsliCirebon.com - Selesai mengerjakan Ujian Nasional kebanyakan dari siswa yang melaksanakannya biasanya merayakan Ujian terakhir dengan melakukan konvoi ataupun bersenang – senang dengan teman sebelum mereka dipisahkan oleh berbagai kegiatan yang akan menyibukkan mereka masing – masing.

Salah satunya yang dilakukan oleh para siswa dan siswi yang ada di Medan, dengan suasana yang campur aduk mereka melakukan konvoi dijalanan menggunakan mobil dan motor. Namun naas seorang siswi yang mngendari sebuah mobil harus dihentikan karena telah menyalahi aturan lalu lintas. Dan setelah itu polisi menghetikan mobil tersebut dan memberikan terhadap siswi tersebut, namun alih – alih meminta maaf atas kesalahannyam dia yang mengaku anak dari Arman Depari, Deputi penindakan BNN memaki seorang polwan yang menegurnya tersebu dengan kata – kata sebagai berikut

"Saya anak Arman Depari. Saya tidak main - main. Saya tandai Ibu yaa. Awas yaa.. Saya tandai Ibu yaa,".

Namun kejadian tersebut tidak berlangsung lama, setelah Arman Depari langsung mengkonfirmasi bahwa siswi tersebut bukan anak kandungnya. Praktisi hukum asal Medan, Horas Siagian mengatakan harusnya ada tindakan terhadap siswi tesebut Karena tidak menghargai polisi.'

"Arman Depari sudah memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki anak perempuan. Dia hanya memiliki tiga orang anak laki - laki. Oleh karena itu, siswi yang mengancam dan tidak menghargai polisi itu sebaiknya diproses," ujar. Horas Siagian.

Saat dikonfirmasis secara langsung kepada Arman Depari melalui sambungan telepon, dirinya menyangkal bahwa siswi yang dimaksud adalah putrinya. Dirinya mengaku bahwa anaknya semuanya laki – laki tidak ada yang perempuan.

"Tiga orang anak saya laki - laki dan tinggal di Jakarta. Tidak ada yang tinggal di Medan. Anak saya tidak ada perempuan,” Ujar Arman Depari.





  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Seorang Siswi Memaki Polwan Dan Mengaku Anak Jendral Di Medan Rating: 5 Reviewed By: Hendry Setio