AsliCirebon.com - Kemelut Sumber
Waras yang sampai saat ini belum selesai banyak membuat banyak masyarakat
bertanya – tanya mengenai kebenaran dari dua pernyataan yang dikeluarkan masing
– masing pihak, yaitu pihak Pemprov DKI Jakarta dan pihak Badan Pemeriksa
Keuangan.
Selain itu juga terdapat kabar yang
tidak mengenakan dari ICW sebuah LSM yang memang menangani masalah korupsi,
banyak suara diluar sana yang mengatakan bahwa ICW merupakan slah satu LSM yang
mendukung Ahok.
ICW tetap dalam pendirian awalnya
bahwa selalu mendukung KPK dalam urusan peberantasan korupsi. Menurut Adnan
Topan Husodo, Kordinator dari ICW mengatakan pada kasus ini hanya terdapat
perbedaan pandangan terhadap kedua lembaga Negara yang berfungsi untuk
pemeriksaan keuangan tersebut.
"Perihal adanya perbedaan
pandangan terhadap hasil audit BPK, itu semata karena analisis, bacaan, dan
dokumen yang kami miliki terdapat banyak kontroversi. Pendek kata, proses audit
yang dilakukan BPK kami anggap tidak lazim. Ini duduk persoalannya," Ujar
Adnan Topan Husodo.
Menurutnya pihaknya mempunyai data
yang lengkap perihal kasus yang ditangani oleh BPK. Dan dirinya juga siap jika
memang pihaknya salah dalam melakukan audit, dirinya juga menkankan kembali
bahwa tidak ada konspirasi antara ICW dan KPK.
"Biarlah KPK yang menjelaskan
bagaimana kesimpulan mereka terhadap persoalan SW. Apabila di kemudian hari
kami keliru dalam mengambil kesimpulan, itu artinya kami harus belajar lebih
dalam mengenai audit. Tapi, jika kesimpulan yang kami ambil benar, maka itu
tidak berarti ada konspirasi antara ICW dengan KPK, seperti halnya tuduhan
Fahri Hamzah yang menyatakan bahwa ICW dibalik pemecatan dirinya dari
PKS," Tambahnya.

0 comments:
Post a Comment