AsliCirebon.com - Disaat semua
orang kemarin (9/3/16) memanfaatkan hari libur Nyepi dan bersamaan dengan
datangnya fenomena Gerhana Matahari Total, banyak orang yang memanfaatkan
kesempatan tersebut untuk berkumpul atau berwisata bersama keluarga tercinta.
Tidak halnya dengan yang terjadi
pada Kabupaten Cianjur, peristiwa longsor menimpa sebuah hotel di daerah Cipanas.
Menurut beberapa sumber terdapat sebelas korban yang terkena runtuhan dari
bangunan.
Mendapatkan laporan tersebut Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur langsung menindak
lanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelamatan terhadap korban. Menurut
Pihak BPBD yang diwakili oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Asep
Suparman mengatakan pihaknya sudah mengetahui letak korban, dan melihat tempat
kejadian tersebut sudah dipastikan korban sudah meninggal.
"Kita sudah mengetahui titik
kamar dimana tubuh korban berada, melihat kondisinya kami pastikan korban sudah
meninggal dunia," Ujar Asep Suparman.
Di dalam data yang dihimpun oleh
BPBD terdapat tiga orang yang diduga meninggal akibat kejadian tersebut anatara
lain Budi Tanwardi Supena dan istrinya dokter Meirina di kamar nomor 145 dan
Bun Susanto (35) berada di kamar 144.
"Mereka terhimpit tembok beton,
yang dikamar 145 tertimpa tembok beton sementara yang di kamar 144 posisinya
juga terhimpit beton, tadi sudah kita liat posisinya seperti menahan balok
beton," Tambanhnya.
Sebanyak 400 anggota SAR
dikerahkan untuk menyelamatkan korban dan melakukan evakuasi terhadap korban
yang selamat ataupun yang sudah meninggal dunia.

0 comments:
Post a Comment