Latest News
Monday, July 20, 2015

Ulama Bogor Pertanyakan Keberadaan Densus dalam Aksi Teror di Papua

Berita Keagamaan - IndoNewsToday.com,  Disaat umat Islam di seantero penjuru Nusantara merasakan kegembiraan dengan datangnya Idul Fitri 1436 H, umat Islam di Karubaga, kabupaten Tolikara Papua, justru merasakan sebaliknya. Sekelompok teroris Kristen Papua dari Gereja Injili di Indonesia (GIDI) merampas kebahagian umat Islam Tolikara. Mereka menyerbu umat Islam yang sedang melaksanakan shalat Idul Fitri berjama’ah. Pada peristiwa teror tersebut, satu Masjid dan beberapa kios serta rumah muslim dibakar pihak penyerang.

Selama ini kaum muslimin selalu dituduh intoleran dan tidak menjunjung kebhinekaan Indonesia, namun dengan insiden penyerangan teroris Kristen Papua dari GIDI, justru umat Islam mempertanyakan toleransi dan semangat ke’bhineka’an umat kristiani? Kemana pula suara para liberalis dan penjunjung HAM di negeri ini saat umat Islam menjadi korban, bukan sebagai pelaku?

Melihat fenomena ini, Forum Kiai dan Aktivis Bogor Raya menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Mengutuk keras insiden penyerangan oleh kelompok teroris Kristen Papua dari GIDI kepada jamaah shalat Idul Fitri di Karubaga, kabupaten Tolikara Papua.

2. Penyerangan kelompok teroris Kristen di Tolikara adalah sikap intoleran dan menciderai semangat Bhineka Tunggal Ika, padahal pada waktu yang sama umat Islam dituntut memberikan toleransi kepada umat Kristiani.

3. Mempertanyakan sikap POLRI yang tidak menurunkan Densus 88 untuk menangkap semua pelaku penyerangan dan pembakaran masjid, kios dan rumah umat islam di Tolikara, padahal ini adalah wilayah kerja densus.

4. Menghimbau tokoh dan umat Islam untuk bersatu memperjuangkan kepentingan Islam dan umat Islam, bahu membahu menekan pihak-pihak tertentu untuk segera mengusut kasus penyerangan umat Islam Tolikara.

5. Mengecam keras media massa yang tidak berpihak kepada umat Islam dan menuntut untuk memberitakan apa adanya tanpa pemutarbalikan fakta yang terjadi.

6. Menghimbau kepada setiap pihak agar mewaspadai pihak-pihak tertentu yang hendak bermain di air keruh untuk kepentingan politik kelompok tertentu.

Demikian pernyataan sikap Forum Kiai dan Aktivis Bogor Raya dalam rilisnya yang diterima wartawan, Senin (20/7/2015), yang ditandatangani oleh ketuanya Ustaz Badru Kamal dan Sekjennya Ustaz Reza Prima.


Baca juga berita terhangat minggu ini di IndoNewsToday.com yang sering dibaca netizen, diantaranya:
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Ulama Bogor Pertanyakan Keberadaan Densus dalam Aksi Teror di Papua Rating: 5 Reviewed By: Sunardi