Berita Cirebon - IndoNewsToday.com, Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Cirebon sudah menembus Rp 33 ribu per kilogram pada pekan lalu (20/5/2015).
Namun pada kunjungan yang dilakukan oleh IndoNewsToday di Pasar Kramat pada pagi tadi, Sofyani pedagang ayam potong mengaku bahwa harga ayam potong yang semula dibandrol 33.000 per-Kg kini telah turun menjadi 27.000 per-Kg.
Sofyani mengatakan, pada hari ini Kamis (28/52015), "Untuk harga daging ayam potong memang minggu kemaren sempat naik 33.000 per-Kg sekarang sudah kembali turun di angka 27.000." katanya.
Sofyani mengaku sejak kenaikan harga ayam potong beberapa hari yang lalu, omset yang didapat menjadi lebih berkurang. Ia pun kembali mengurangi stok ayam. Namun untuk minggu ini ia menambah stok kembali karena harga ayam sudah turun.
"Kalau untuk minggu ini harga kembali stabil, sehingga saya berani ambil banyak stok untuk hari ini. Karena kalau harga lagi naik, pelanggan sedikit yang mau." lanjutnya.
Sementara itu mendekati bulan ramadhan beberapa harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik, seperti telur, terigu, beras, dan bahan sembilan bahan pokok (sembako) lainnya.
Namun pada kunjungan yang dilakukan oleh IndoNewsToday di Pasar Kramat pada pagi tadi, Sofyani pedagang ayam potong mengaku bahwa harga ayam potong yang semula dibandrol 33.000 per-Kg kini telah turun menjadi 27.000 per-Kg.
Sofyani mengatakan, pada hari ini Kamis (28/52015), "Untuk harga daging ayam potong memang minggu kemaren sempat naik 33.000 per-Kg sekarang sudah kembali turun di angka 27.000." katanya.
Sofyani mengaku sejak kenaikan harga ayam potong beberapa hari yang lalu, omset yang didapat menjadi lebih berkurang. Ia pun kembali mengurangi stok ayam. Namun untuk minggu ini ia menambah stok kembali karena harga ayam sudah turun.
"Kalau untuk minggu ini harga kembali stabil, sehingga saya berani ambil banyak stok untuk hari ini. Karena kalau harga lagi naik, pelanggan sedikit yang mau." lanjutnya.
Sementara itu mendekati bulan ramadhan beberapa harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik, seperti telur, terigu, beras, dan bahan sembilan bahan pokok (sembako) lainnya.

0 comments:
Post a Comment