Jakarta - IndoNewsToday.com, Demi memuluskan program pembangunan era pemerintahan Joko Widodo, pemerintah membutuhkan dana untuk membangun proyek infrastruktur sebesar Rp 2.500 triliun. Artinya kebutuhan dana dalam setahun minimal sebesar Rp 500 triliun.
Hal itu tidak mungkin 100% dibiayai dari perbankan, untuk alokasi dana APBN. Namun perlu digabung dari dana investasi warga Indonesia yang banyak diinvestasikan ke Singapura.
Hal ini diutarakan oleh Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Budi G. Sadikin, "Uang orang kaya Indonesia di Singapura sebesar Rp 4.000 triliun bisa kita bawa balik. Bisa ke pasar obligasi. Mandiri bisa bantu dengan refinancing hingga 5 tahun depan." kata Budi beberapa waktu yang lalu.
Sementara itu Head of Mandiri Institute Moekti P. Soejachmoen menjelaskan bahwa tahun depan perlu diajukan APBN-P 2015. Di sana perlu persetujuan pemerintah untuk alokasi penghematan subsidi tetap 50% untuk infrastruktur dan 50% untuk kesejahteraan rakyat. Terutama untuk sektor pembangunan infrastruktur.
Diketahui bahwa total uang orang kaya Indonesia secara pribadi di Singapura sudah mencapai Rp 1.500 triliun. Nilai itu belum termasuk dana atau aset perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Singapura. Bila ditambah uang perusahaan bisa jadi US$ 300 miliar lebih atau sekitar Rp 3.600-4.000 triliun.
Hal itu tidak mungkin 100% dibiayai dari perbankan, untuk alokasi dana APBN. Namun perlu digabung dari dana investasi warga Indonesia yang banyak diinvestasikan ke Singapura.
Hal ini diutarakan oleh Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Budi G. Sadikin, "Uang orang kaya Indonesia di Singapura sebesar Rp 4.000 triliun bisa kita bawa balik. Bisa ke pasar obligasi. Mandiri bisa bantu dengan refinancing hingga 5 tahun depan." kata Budi beberapa waktu yang lalu.
Sementara itu Head of Mandiri Institute Moekti P. Soejachmoen menjelaskan bahwa tahun depan perlu diajukan APBN-P 2015. Di sana perlu persetujuan pemerintah untuk alokasi penghematan subsidi tetap 50% untuk infrastruktur dan 50% untuk kesejahteraan rakyat. Terutama untuk sektor pembangunan infrastruktur.
Diketahui bahwa total uang orang kaya Indonesia secara pribadi di Singapura sudah mencapai Rp 1.500 triliun. Nilai itu belum termasuk dana atau aset perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Singapura. Bila ditambah uang perusahaan bisa jadi US$ 300 miliar lebih atau sekitar Rp 3.600-4.000 triliun.

0 comments:
Post a Comment