Jakarta - IndoNewsToday.com, Beredar kabar bahwa ada kemungkinan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan kembali turun, setelah beberapa minggu dengan harga yang cukup mahal yakni bensin Rp 6.500/liter dan solar 7.500/liter.
Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, "Mudah-mudahan sebelum akhir tahun akan diumumkan kebijakan yang akan kita selesaikan secara permanen. Dengan turunnya harga minyak dunia. Ada tiga opsi yang paling baik yang akan kita ambil." kata Sofyan saat berada di di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Seperti diketahui, harga minyak jenis Brent telah turun lebih dari 9% pekan ini. Sementara sejak Juni 2014, harga minyak Brent turun 45%, dari US$ 115 per barel menjadi US$ 62 per barel.
Untuk harga minyak jenis Light Sweet di AS turun US$ 1,21 per barel ke level US$ 58,74 per barel. Minyak ini sempat turun ke US$ 58,27 per barel, atau level terendah sejak Mei 2009.
Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, "Mudah-mudahan sebelum akhir tahun akan diumumkan kebijakan yang akan kita selesaikan secara permanen. Dengan turunnya harga minyak dunia. Ada tiga opsi yang paling baik yang akan kita ambil." kata Sofyan saat berada di di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Seperti diketahui, harga minyak jenis Brent telah turun lebih dari 9% pekan ini. Sementara sejak Juni 2014, harga minyak Brent turun 45%, dari US$ 115 per barel menjadi US$ 62 per barel.
Untuk harga minyak jenis Light Sweet di AS turun US$ 1,21 per barel ke level US$ 58,74 per barel. Minyak ini sempat turun ke US$ 58,27 per barel, atau level terendah sejak Mei 2009.

0 comments:
Post a Comment