INDONEWSTODAY.COM, Upah minimum untuk buruh di Inggris mengalami kenaikan sebesar 1,6%, tidak termasuk bonus membuat kalangan buruh sedikit gembira.
Pada bulan Oktober yang lalu, upah untuk buruh naik sebesar 1,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang merupakan kenaikan tertinggi dalam tujuh bulan menurut Kantor Statistik Nasional Inggris. Sedangkan tingkat inflasi 1,3% bulan Oktober tahun ini, menandakan kenaikan upah yang riil.
James Knightley, ekonom di ING, mengatakan, "Dengan inflasi berjalan pada 1% dan diatur untuk jatuh lebih jauh kita akan melihat hal ini cukup untuk real take-home pay. Kepercayaan dari konsumen kembali pada tingkat wajar untuk belanja mereka." katanya seperti dilansir dari The Guardian hari ini (17/12/2014).
Danny Alexander, sekretaris Departemen Keuangan Inggris mengatakan, "Angka-angka pendapatan menunjukkan bahwa efek positif dari pemulihan ekonomi kita mulai menunjukkan dalam upah rakyat." katanya.
Sementara itu data pengangguran di Inggris tidak berubah pada kisaran 6% pada periode Agustus hingga Oktober 2014. Ada sejumlah 63.000 pengangguran di Inggris yang pada tiga bulan lalu masih bertahan di 1.960.000 orang.
Alan Clarke, ekonom di Scotia Bank, mengatakan, "Agar adil, pengangguran sangat turun drastis, jauh lebih cepat dari yang diharapkan, sehingga kita lolos dari ancaman krisis dan bencana sosial." katanya.
Pada bulan Oktober yang lalu, upah untuk buruh naik sebesar 1,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang merupakan kenaikan tertinggi dalam tujuh bulan menurut Kantor Statistik Nasional Inggris. Sedangkan tingkat inflasi 1,3% bulan Oktober tahun ini, menandakan kenaikan upah yang riil.
James Knightley, ekonom di ING, mengatakan, "Dengan inflasi berjalan pada 1% dan diatur untuk jatuh lebih jauh kita akan melihat hal ini cukup untuk real take-home pay. Kepercayaan dari konsumen kembali pada tingkat wajar untuk belanja mereka." katanya seperti dilansir dari The Guardian hari ini (17/12/2014).
Danny Alexander, sekretaris Departemen Keuangan Inggris mengatakan, "Angka-angka pendapatan menunjukkan bahwa efek positif dari pemulihan ekonomi kita mulai menunjukkan dalam upah rakyat." katanya.
Sementara itu data pengangguran di Inggris tidak berubah pada kisaran 6% pada periode Agustus hingga Oktober 2014. Ada sejumlah 63.000 pengangguran di Inggris yang pada tiga bulan lalu masih bertahan di 1.960.000 orang.
Alan Clarke, ekonom di Scotia Bank, mengatakan, "Agar adil, pengangguran sangat turun drastis, jauh lebih cepat dari yang diharapkan, sehingga kita lolos dari ancaman krisis dan bencana sosial." katanya.

0 comments:
Post a Comment