Bandung - IndoNewsToday.com, Hujan deras disertai angin puting beliung pada hari ini (18/12/2014) pukul 16.45 WIB menerjang di wilayah Bandung.
Salah seorang warga, Deni (39) menuturkan bahwa, “Peristiwanya sangat cepat dan kami yang sedang bekerja tidak mendengar karena hujan sangat deras. Tiba-tiba terasa ada tiupan angin kencang disertai suara gemuruh dan kami merasa atap bangunan terangkat setelah itu langsung ambruk.” ujar Deni.
Deni menjelaskan angin puting beliung menumbangkan pohon beringin berukuran besar, ekor putaran angin langsung melompati benteng dan menerjang deretan bangunan gudang rongsokan serta sejumlah rumah di Pinus Regency yang berada di belakang bangunan gudang.
Dalam sebuah laporan warga setempat, diungkapkan angin puting beliung menelan korban jiwa yakni seorang nenek Suti (90) yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan rumah dalam keadaan sujud di rumahnya. Hal ini diketahui oleh warga setempat yang melihat wanita 90 tahun itu dalam posisi sujud di dapur.
Hingga saat ini belum diketahui berapa banyak korban akibat bencana puting beliung tersebut.
Salah seorang warga, Deni (39) menuturkan bahwa, “Peristiwanya sangat cepat dan kami yang sedang bekerja tidak mendengar karena hujan sangat deras. Tiba-tiba terasa ada tiupan angin kencang disertai suara gemuruh dan kami merasa atap bangunan terangkat setelah itu langsung ambruk.” ujar Deni.
Deni menjelaskan angin puting beliung menumbangkan pohon beringin berukuran besar, ekor putaran angin langsung melompati benteng dan menerjang deretan bangunan gudang rongsokan serta sejumlah rumah di Pinus Regency yang berada di belakang bangunan gudang.
Dalam sebuah laporan warga setempat, diungkapkan angin puting beliung menelan korban jiwa yakni seorang nenek Suti (90) yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan rumah dalam keadaan sujud di rumahnya. Hal ini diketahui oleh warga setempat yang melihat wanita 90 tahun itu dalam posisi sujud di dapur.
Hingga saat ini belum diketahui berapa banyak korban akibat bencana puting beliung tersebut.

0 comments:
Post a Comment