AsliCirebon.com - Penyakit HIV/AIDS
memang tidak mengenal tempat dan kepada siapa mereka melakukan penyebaran
penyakit menular tersebut. Hal tersebut juga yang terjadi pada Kota Cirebon,
Cirebon sendiri selama tahun 2015 sampai dengan tahun 2016 sudah terdapat 728
kasus, 360 kasus ditemukan di Kota Cirebon, dan 368 kasus di Kabupaten
Cirebon.
Menurut Sektretaris KPA Kota
Cirebon, Sri Maryati mengatakan HIV/AIDS ini seperti fenomena gunung es yang
selalu cukup tinggi jumlah orang yang terinfeksi. Ditambah lagi dengan kesadaran
dari masyarakat yang menurutnya kurang untuk memeriksakan.
“HIV/AIDS ini ibarat fenomena
gunung es. Artinya angka yang cukup tinggi tersebut, bisa saja jumlah orang
yang terinfeksi HIV/AIDS lebih banyak, karena orang yang terinfeksi tidak mau
mengaku kalau sudah terinfeksi, ditambah sedikit sekali orang yang mau tes
HIV/AIDS,” Ucap Sri Maryati melalui fajarnews.com.
Di kota Cirebon sendiri menurut Sri
Maryati ditemukan sejumlah 14 kasu bayi yang sudah mengidap penyakit HIV/AIDS.
Hal ini merupakan peringatan yang sangat keras untuk para orang yang beresiko
terkena HIV/AIDS.
“Di Kota Cirebon sendiri ditemukan
14 kasus bayi yang terkena HIV/AIDS, ini sudah membahayakan karena orang yang
berperilaku resiko tidak mau tes HIV,” Tambahnya.
Penyebaran HIV/AIDS sendiri saat
ini sudah menyasar ke tempat – tempat yang sudah tidak bisa diprediksi lagi
seperti kos – kosan dan tempat kerja.
“Saat ini kasus HIV/ADIS sudah
menyebar ke tempat-tempat kerja, bahkan yang paling sering ditemukan adalah
tempat kos-kosan, harusnya para pelaku berisiko ini sudah mau melakukan tes
dini HIV/AIDS,” Lanjutnya.

0 comments:
Post a Comment