AsliCirebon.com - Membaca adalah
salah satu cara untuk membuka ilmu pengetahuan yang ada. Maka dari itu
pentingnya membaca untuk semua orang, namun terdapat kenyataan yang sedikit
miris mengenai jumlah SD/MI di Cirebon yang masih belum bisa membaca.
Menurut Distrik Kontributor
Cirebon, USAID Prioritas, Hidayatul Firdaus mengatakan bahwa terdapat 934 siswa
SD/MI se- Kabupaten Cirebon yang belum bisa membaca, yang berarti terdapat 13
murid dalam satu sekolah yang belum bisa membaca.
“Dari 934 SD/ MI se-Kabupaten
Cirebon, ada sekitar 13 ribu murid yang belum bisa membaca. Dari total sekolah
tersebut berarti ada sekitar 13 murid dalam satu sekolah belum bisa membaca.
Data tersebut saya dapatkan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon,”
Ucapnya.
Banyak usaha yang dilakukan oleh
pemerintah Kabupaten Cirebon bersama dengan Disdik Kabupaten Cirebon, antara
lain membenai sarana dan prasarana termasuk dalam metode belajar membaca yang
dilakukan kepada para siswa.
“Melihat hal itu, Disdik Kabupaten
Cirebon akan menargetkan agar tidak ada lagi anak didik kelas bawah tidak bisa
membaca. Dan kami akan men-support pelatihan dan buku-buku yang dibutuhkan
anak didik untuk memudahkan membaca,” Lanjutnya.
Selain itu melalui program Buku
Bacaan Berjenjang (B3), diharapkan bisa memberantas buta huruf aksara di
Kabupaten Cirebon.
“Buta aksara di Kabupaten Cirebon
yang paling banyak dari Kecamatan Susukan sekitar 10-15 persen. Dengan adanya
program B3 inilah diharapkan bisa memberantas buta huruf di Kabupaten Cirebon,”
Sambungnya.

0 comments:
Post a Comment