AsliCirebon.com - Sempat heboh
penganiayaan dan pengancaman seorang Bule bernama Amokrane Sebet, sempat
ditahan di Polsek Kuta Utara namun Amokrane berulah kembali. Pada kemarin salah
satu pegulat tersebut menganiayaa seorang anggota kepolisian Polsek Kuta Utara
bernama AA Putu Sudi (39) dengan menusukkan pisau ke dadanya.
Anggota lain yang melihat
pertikaian tersebut, sempat menembakkan peluru karet sebagai tanda peringatan
namun, warga Negara Perancis tersebut masih menyerang petugas dengan pisau yang
dibawanya.
"Sudah ada peringatan dengan
tembakan peluru karet tapi tetap melawan. Dan saat membawa pisau itu diserang
anggota. Pokoknya dia menyerang ngawur dengan pisau yang dibawanya," Ujar
salah satu anggota Kepolisian yang tidak mau disebutkan namanya.
Nyawa anggota Reskrim Polsek Kuta
Utara tersebut akhirnya tidak terselamatkan seletah dibawa ke Rumah Sakit
terdekat. Korban akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.
"Korban sendiri anggota
Reskrim Polsek Kuta Utara. Meninggalnya karena tikaman senjata tajam, saat
dilarikan ke Rumah Sakit (RS)," Lanjutnya.
Setelah adanya korban jiwa akibat
perilaku dari Amokrane , anggota memberikan tembakan peringatan namun tidak
digubris akhirnya Pelaku ditembak di tempat karena dirasa membahayakan petugas.
"Anggota kami mendapat delapan
luka tusuk. Kami sudah memberikan tembakan peringatan, tapi pelaku tetap
melawan akhirnya ditembak ditempat," Tambahnya.

0 comments:
Post a Comment