AsliCirebon.com - Cobaan yang
dialami ustad Solmed terus menerus menerpa setealh sebelumnya Ustad Solmed
dikabarkan telah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekelompok warga
pada saat dirinya sedang mengadakan pengajian di Banten. Namun terdapat kabar
lagi yang tidak mengenakkan yaitu tentang Solmed yang meminta imbalan untuk
ceramahnya sebesar Rp 15-25 juta.
Ustad Solmed melakukan klarifikasi
mengenai berita tersebut, menurutnya berita tersebut adalah pembohongan.
Dirinya merasa tidak menerima uang sepeeserpun dari acara ceramah tersebut.
“Isu yang menyebut saya dibayar Rp
15-25 juta itu bohong, sepeserpun saya tidak terima uang," Ujar suami
April Jasmine tersebut.
Sebelumnya memang Ustad Solmed
mendapatkan undangan untuk mengisi ceramah di daerah Serang Timur, namun
sepertinya Ustad Solmed seperti dipermainkan dengan mengubah – ubah temapat
ceramah tersebut.
"Saya mendapat undangan acara
ke Serang Timur, yang kata panitia lokasinya menurut panitia hanya 10 menit
dari keluar pintu tol Serang Timur. Sampai keluar tol Serang Timur pukul 21.45
wib. Saya telpon panitia kalau saya sudah sampai tol Serang Timur, tiba-tiba
panitia mengubah lokasi dengan menyebut keluar di gerbang tol Cilegon
Barat," Lanjutnya.
Dengan bingung akhirnya ustad
Solmed datang di tempat ceramah sudah pada jam 12 Malam, otomatis semua jamaah
yang ada sudah membubarkan diri.
"Wajar kalau saya sampai jam
12 malam. Saya merasa dikondisikan harus telat sampai lokasi. Panitia di
lapangan dengan penjemput pasti ada kordinasi dan tahu dimana posisi saya.
Kenapa saat saya sudah dekat dengan lokasi, jamaah malah
dibubarkan," Ucapnya.
Disana Ustad Solmed langsung
melakukan klarifikasi mengenai hal tersebut kepada masyarakat, akhirnya mereka
semua menerima pernyataan tersebut.
"Sampai di sana saya langsung
kumpulkan panitia dan masyarakat, saya sampaikan kronologisnya seperti apa, dan
mereka menerima. Saya tidak tahu siapa yang menghembuskan isu kalau saya
dikeroyok. Alhamdulillah saya sehat wal afiat. Isu yang menyebut saya dibayar
15-25 juta, bohong, sepeserpun saya tidak terima," Sambungnya.

0 comments:
Post a Comment