AsliCirebon.com - Banyaknya pejabat
yang ‘meminta’ bantuan kepada beberapa kedutaan besar Indonesia yang di luar
negeri membuat publik sedikit panas. Karena memang hal tersebut bisa saja dalam
urusan pribadi namun memanfaatkan jabatan untuk bisa mendapatkan fasilitas
tersebut, yang mustinya hanya diberikan untuk perjalanan kenegaraan saja.
Seperti yang akhir – akhir ini
tersiar mengenai anggota DPR RI dan salah satu kolega dari Menpan RB yang
meminta fasilitas kepada kedutaan besar di Australia dan Perancis agar bisa
memfasilitasi perjalanan mereka.
"Dari kasus tersebut di atas,
kami berharap KBRI tidak perlu melayani nota-nota ngawur seperti di atas.
Berkonsentrasi saja pada tugas pokok," Ujar Tubagus Hasanuddin .
Kader PDI – P ini juga mengingatkan
agar hal ini tidak terus terulang kembali dan sampai akhirnya menjadi kebiasaan
dari pjabat untuk membuat nota – nota yang tidak seharusnya menjadi tanggung
jawab KBRI.
"Situasi ini harus kita
pertahankan. Jangan lalu muncul kebiasaan buruk para pejabat tinggi membuat
nota-nota untuk meminta fasilitas di luar tanggung jawabnya. Bahkan hanya untuk
berlibur," Tambahnya.

0 comments:
Post a Comment