AsliCirebon.com - Kabar menegenai
kapal yang kembali disandera oleh kelompok yang diduga dari Abu Sayyaf pada
tanggal (15/4/16) membuat TNI sudah siap dengan semua kekuatannya untuk
melakukan perlawanan jika memang dibutuhkan.
Menurut Panglima TNI Jenderal Gatot
Nurmantyo mengatakan bahwa pasukan dari Angkatan darat, laut sampai udara sudah
bersiap di daerah – daerah yang dekat dengan perbatasan Filipina, dengan tujuan
untuk cepat mengambil tindakan jika memang dibutuhkan.
"Saya sudah siapkan pasukan di
darat, laut dan udara untuk mengambil tindakan di perbatasan Filipina," Ujarnya.
Panglima TNI Jenderal Gatot
Nurmantyo mengatakan bahwa terdapat empat orang yang saat ini masih ditahan
oleh kelompok yang diduga Abu Sayyad, selain itu terdapat satu orang yang sudah
menjadi korban yang terkena tembakan dari keompok Abu Sayyaf.
"Satu orang ditembak di bawah
ketiak, kemudian empat orang disandera. Dan enam orang selamat sekarang ada di
Sabah. Yang tertembak dalam kondisi selamat di Malaysia. Terindikasi adalah
kelompok Abu Sayaf tapi masih dalam penyelidikan," Tambahnya.
Dengan pernyataan yang dikeluarkan
oleh Panglima TNI akan selalu siap bila dibutuhkan kapanpun jika memang sudah
terjadi kesepakatan oleh pemerintah Filipan dan pemerintah Indonesia terkait
pembebasan tersebut.
"Saya tegaskan TNI sudah
menyiapkan pasukan untuk melakukan tindakan tegas, saya ulangi TNI sudah
menyiapkan pasukan untuk melaksanakan tindakan tegas baik di laut, darat dan
hutan saya siap. Kapan pelaksanaan adalah bagaimana koordinasi dengan
pemerintah Filipina," Tutupnya.

0 comments:
Post a Comment