AsliCirebon.com - Rencana
perusahaan Semen Indonesia untuk membuka pabrik Semen di Rembang, Jawa Tengah
akan tetap dilaksanakan. Meskipun terdapat penolakan dari pihak masyarakat
sekitar terkait dengan pembangunan tersebut.
Namun pihak Semen Indonesia, akan
bertindak secara persuasif dan mengedepankan dialog kepada warga. Menurut
Direktur Utama Semen Indonesia, Suparni dia mengatakan bahwa dirinya akan
membuka pintu selebar – lebarnya untuk masyarakat sekitar jika dibutuhkan
dialog untuk mengatasi semua permaslahan terkait pro kontra dalam pembangunan
pabrik tersebut.
"Kami hargai teman-teman yang
masih kontra. Kami buka diri untuk bersilaturahmi. Kalau bagaimana titik temu
untuk penyelesaian nanti," Ujar Dirut Semen Indonesia.
Selain itu Suparni menjelaskan
mengenai manfaat yang akan didapatkan oleh masyarakat sekitar jika pabrik
tersebut berhasil dibangun di rembang, yaitu akan adanya penyerapan tenaga
kerja yang berasal dari Rembang dan Jawa Tengah. Hal tersebut seharusnya
menjadi kajian bersama bahwa selain mendapatkan manfaat secara tidak langsung,
masyarakat akan terbantu secara ekonomi karena danya pabrik tersebut di
Rembang.
"Yang bekerja di proyek itu
ada 3.000 orang dan 40 sampai 50 persen dari Rembang dan selebihnya dari Jawa
Tengah," Tambahnya.
Salah satu alasan penolakan yang
dikeluhkan oleh masyarakat terkait dengan isu kerusakan lingkungan yang terjadi
jika pabrik tersebut berhasil dibangun di Rembang.

0 comments:
Post a Comment