AsliCirebon.com - Meledaknya kasus
Panama Papers yang ada di dunia menyeret beberapa nama yang disebut – sebut
masuk ke dalam sebuah list tersebut. Banyak tokoh di Indonesia yang diduga
dalam Panama Papers tersebut. Salah satunya yaitu Luhut Binsar Panjaitan. Menko
Polhukam ini disebut telah mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Mayfair
International Ltd.
Dalam penyelidikan ternyata Mayfair
International Ltd. Dipegang oleh dua perusahaan yaitu PT Persada Inti Energi
dan PT Buana Inti Energi. Dari kedua perusahaan tersebut diduga terdapat
hubungannya dengan perusahaan yang diduga milik Luhut yaitu PT Toba Bara
Sejahtra Tbk.
Luhut juga mengatakan bahwa pada
tahun intu, dirinya mengaku tidak mempunyai uang untuk membuka perusahaan di
luar negeri.
"Karena waktu itu, tahun 2006,
saya tidak punya uang untuk buka perusahaan di luar, jadi untuk apa saya
mendirikan perusahaan cangkang seperti itu", Ujar Luhut.
Saat ditanya kebenaran mengenai
Panama Papers dirinya tidak menjawab secara rinci dirnya hanya menanggapi bahwa
alamat rumah dirinya berbeda dengan alamat dirinya tinggal pada saat itu.
"Saya tidak tahu. Itu alamat
rumah saya, dibikin salah di situ. Alamat rumah saya dibilang di Mega Kuningan
11, saya tidak tinggal di sana." Tambahnya.
Untuk membuat sebuah perusahaan
menurut Luhut tidak harus membutuhkan tanda tangannya, dirinya takut jika
namanya tersebut disangkutkan dengan Panama Papers.
"Karena untuk membuat
perusahaan seperti itu, tidak diperlukan tanda tangan saya".Lanjutnya.
0 comments:
Post a Comment