AsliCirebon.com – Kemarin Senin
(4/4/2016) pukul 19.55 WIB terjadi tabrakan pesawat antara Pesawat Batik Air
jenis Boeing 737-800 dengan nomor registrasi PK-LBS dan pesawat TransNusa
dengan jenis ATR 42 seri 600. Hal tersebut tentunya mengejutkan semua penumpang
dan awak dari kedua maskapai tersebut.
Kejadian tersebut bermula dari
pesawat ATR akan melakukan toeing menuju ke apron Bandara Halim Perdana Kusuma. Namun menurut Dirjen
Perhubungan Udara Suprastyo saat ATR akan dimasukkan terjadi senggolan antara
ATR dan Batik Air yang mengakibatkan sayap kiri Boeing Batik Patah.
Namun pada kejadian tersebut semua
penumpang selamat dan tidak ada korban jiwa karena kejadian ini. Keadaan dari
pesawat transnusa memang dalam keadaan kosong.
"Transnusa dalam keadaan
kosong yang sedang dipindahkan menuju ke apron selatan, yang diawaki dua
teknisi di dalam pesawat dan dua teknisi yang ada di towing," Tambahnya.
Pihaknya mengaku sedang melakukan
penyelidikan dan masih mengumpulkan bukti dari kejadian ini. Dari kejadian ini
banyak jadwal penerbangan yang mengalami delay.
"Kami belum dalam analisa,
kalau ditanya kami masih dalam tahap pengumpulan, kami kumpul semua black box
besok kami akan download untuk keterangan data-data di kedua pesawat tersebut,
dan besok kami kembali ke Halim ambil data dari tower dan petugas
lainnya," Lanjutnya.

0 comments:
Post a Comment