AsliCirebon.com - Pemberitaan
mengenai sebuah kebocoran data – data keuangan seluruh korporasi dan individu
yang ada di Indonesia yang bernama Panama Papers pun akhirnya mencatut beberapa
nama tokoh yang ada di Indonesia. Disebut – sebut tokoh yang tercantum di
Panama Paers tersebut telah melakukan pemindahan pajak ke Negara yang rendah
pajak seperti Panama.
Salah satu tokoh yang tercatut
namanya dalam data tersebut adalah Ketua Badan pemeriksa Keuangan (BPK) Harry
Azhar Azis, saat dikonfirmasi kebenaran mengenai adanya dugaan rekeningnya yang
ada di Panama. Selain itu dengan nada sedikit tinggi, Hary Azhar bertanya balik
mengenai kesalahan dari Panama Papers.
“Apakah Panama Papers itu salah?
Saya tidak bersalah,” Ujarnya.
Dirinya juga menantang agar
menanyakan langsung mengenai hal tersebut kepada Dirjen Pajak. Dan menurutnya
hal tersebut bukan merupakan kerugian untuk Negara.
“Tanya ke Dirjen Pajak. Panama
Papers bukan kerugian negara. Transaksi nol.” Tambahnya.
Memang diketahui Harry Azhar Azis
diduga pernah mendirikan suatu perusahaan yang bernama Sheng Yue International
Limited dan dalam perusahaan tersebut diduga didirikan dalam yuridiksi bebas
pajak.
“Kalau saya menghindari pajak,
pasti ada transaksi. Semenjak saya mendirikan, perusahaan itu tidak ada
transaksi. Perusahaan itu bukan milik saya lagi," Lanjutnya.
Perlu diketahui bersama bahwa
Panama merupakan slaah satu Negara yang mempunyai kebijakan dengan pajak yang
rendah maka dari itu banyak perusahaan dan individu yang mendirikan usaha atau
menyimpan uangnya di Panama.

0 comments:
Post a Comment