AsliCirebon.com - Kemarin Jumat (18/3)
terdapat selintangan kabar yang menyangkut dengan Walikota Bandung Ridwan Kamil
yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sopir omprengan di kawasan Alun – Alun
Bandung. Dan kasus tersebut sudah dilaporkan seorang sopir omprengan yang
mengaku menjadi korban dari Ridwan Kamil. Korban tersebut bernama Taufik yang
setiap harinya menjadi sopir Omprengan.
Kejadian tersebut bermula dari
Taufik yang menurunkan penumpang di daerah Halte Bus Alun – Alun kota Bandung
pada hari Jumat (18/3) sekitar pukul 11.30 WIB, melihat kejadian tersebut
Ridwan Kamil langsung mencegat mobil tersebut dan menegur Taufik. Namun Taufik
yang bersihkeras tidak mau keluar akhirnya tarik menarik anatar Ridwan Kamil
dan Taufik terjadi.
"Kemarin itu ada satu yang
kena (tegur) sama saya. Saya datengin pake sepeda, karena dia enggak
mau ke luar, terjadi tarik menarik. Waktu saya tanya kalah malaweung (acuh)," Ujar Ridwan Kamil.
Setelah itu Ridwan Kamil mengaku menepuk
dan memegang pipinya, tujuanya untuk mempermudah dirinya melakukan interograsi.
Kemungkinan hal tersebut yang disalah artikan oleh Korban.
"Saya tepuk, saya pegang
pipinya biar dia ngeliat ke wajah saya. Psikologisnya kan kalau mau
interogasi harus tatap matanya kan. Tarik-tarikan itu versi dia mah ditampar,” Tambahnya
Menurut Ridwan Kamil, dirinya tidak
hanya sekali ini saja dalam menertibkan mobil omprengan, bahkan ada dari oknum
aparat yang diserahkan kepada Denpom.
"Si preman omprengan ini sudah
belasan kali saya tertibkan, ada komplotannya. Sudah saya kerahkan ke Denpom.
Ada yang saya panggil ke Pendopo baik-baik, dua sampai tiga orang. Tapi teu
kapok-kapok wae (tapi enggak kapok-kapok)," Tandasnya.

0 comments:
Post a Comment