AsliCirebon.com - Masalah yang
dihadapi oleh warga Jakarta tiap tahun adalah banjir, banjir seolah menjadi
sumber masalah warga Ibukota, sudah beberapa kali Jakarta mempunyai Gubernur
yang silih berganti duduk di Gedung Balaikota dengan membawa program – program
yang sekiranya mampu untuk mengatasinya.
Salah satu program yang dikeluarkan
oleh Basuki Tjahaja Purnama untuk mengatasi masalah klasik tersebut adalah
membangun proyek sodetan sungai ciliwung, yang bertujuan untuk mengalirkan air
yang ada di kota untuk dialirkan di Sungai Ciliwung.
Namun hal tersebut harus terhenti,
karena adanya gugatan dari masyarakat ke Pengadilan Tata Usaha Negara terkait
dengan pembangunan proyek tersebut.
“Makanya kalau tunggu orang
gugat-menggugat, PTUN itu lama. Sebelum dia gugat, sikat dulu. Kalau
tunggu-menunggu ya capek, kalau udah disikat mau gugat apalagi?” Ujar calon
yang akan maju kembali pada pemilihan Gubernur Jarta Tahun 2017.
Namun mantan bupati Bangka Belitung
tersebut tetap menghormati gugatan tersebut dengan tetap menunggku keputusan
PTUN atau sampai sidah selesai dilaksanakan. Sbegai alternatif terhentinya
proyek tersebut adalah pihaknya akan membuka pintu air Manggarai untuk
mengurai air yang datang dari Bogor.
“Ya sudah tunggu saja (sampai
sidang rampung). Tapi tidak apa-apa, pintu air Manggarai yang dari kali
Ciliwung Lama kan saya suruh buka terus. Untuk apa ditutup-tutup. Kalau sudah
penuh baru dibuka kan kaget airnya banyak, kasih aja ngalir terus. Selama Bogor
hujan, buka saja terus,” Tambahnya.
0 comments:
Post a Comment