AsliCirebon.com – Permainan sepak
bola bagaikan bola yang ditendang, kadang suatu klub ataupun Negara yang
bertanding berada dibawah maupun diatas. Meskipun klub atau Negara yang
bertanding tersebut menyandang status juara bahkan paling ditakuti oleh sesame
pesaingnya. Slah satunya terjadi pada Kemarin 6 Maret 2016, mempertemukan
antara PON Kaltim melawan tim sarat pengalaman Semen Padang.
Semen Padang dikenal sebagai tim
yang jempolan dalam urusan bola, bahka Semen Padang pernah mencata sebuah rekor
fantastis dengan menjadi semifinalis AFF. Tetapi sepertinya tim asuhan Nil
Maizar tersebut tidak diberkati oleh dewi fortuna. Karena kemarin Semen Padang
harus tunduk melawan tim yang minim pengalaman PON Kalitim.
Pertandaingan pada babak pertama
hampir membosankan karena hanya Semen Padang lah yang memberikan tekanan kepada
PON Kaltim, sehingga banyak shot and goal dan penguasaan bola untuk Semen
Padang.
Setelah turun minum, petakan Semen
Padang Hadir, melalui tusukan Rezam Baskoro pada menit 69 mampu memperdaya lini
belakang Semen Padang dan akhirnya bisa menceploskan boal ke gawang Rifky
Mokodompit dengan kaki kirinya. Setelah itu pasukan Nil Maizar tidak mau malu
dengan statusnya tersebut, akhirinya memberikan gencaran tusukan dan tembakan
ke gawang PON Kaltim, tetapi tidak membuahkan hasil.
Sampai wasit meniup peluit tanda
berakhir hasil 1 – 0 untuk kemenangan PON Kaltim terus bertahan. Nil Maizar
angkat bicara mengenai kekalahan anak asuhnya ini, Nil Maizar mengatakan inilah
yang pertandingan sepak bola, ujarnya.

0 comments:
Post a Comment