AsliCirebon.com - Kemarin Jumat
(5/3/16) masyarakat di Indonesia, khususnya masyarakat di bawnyuwangi
digemparkan oleh tenggelamnya kapal feri Revalia yang sarat dengan penumpang.
Kapal tersebut dari Pelabuhan Gilimanuk akan menuju ke pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Menurut informasi yang didapatkan,
kapal mengalami kebocoran dan akhirnya menimbulkan kapal menjadi miring dan
akhirnya kapal menjadi tenggelam. Didalam kapal feri tersebut juga terdapat dua
unit truk besar, satu unit pick up, empat unit truk tronton, 18 unit truk
sedang, dan empat kendaraan kecil. Belum ditaksir berapa jumlah kerugian yang
dialami akibat kejadian ini.
Namun menurut Bupati Banyuwangi,
Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa semua korban luka sudah dibawah ke Rumah
Sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun menurut Abdulla Azwar
juga masih terdapat 4 orang yang belum ditemukan.
"Ada 10 korban luka-luka,
mereka telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Sementara itu, ada empat
orang yang masih belum ditemukan," Ujar Abdullah Azwar.
Untuk mengenai jumlah penumpang
yang menumpang kapal tersebut, Abdullah Azwar belum bisa menjawab dikarenakan
manifest kapal Revalia masih dipegang oleh pihak pelabuhan Gilimanuk.
Mendengar kejadian tersebut, Kepala
Badan SAR, Bambang Soelistyo Nasional langsung
menginstruksikan jajarannya yang
berada di Pos Jimbaran, Pos Buleleng dan Pos Jember untuk ikut proses
penyisiran korban tersebut.
“Ada tiga kapal rig yang dikirim ke
sana. Lalu ada satu helikopter Bolkow yang diterbangkan ke lokasi,”
Tambah Bambang Soelistyo.

0 comments:
Post a Comment