AsliCirebon.com - Indonesia
merupakan salah satu Negara yang mempunyai wilayah laut terluas di dunia, maka
dari itu membutuhkan penanganan ekstra terkait dengan keamanan laut Indonesia
tersebut. Jangan sampai terjadi pelanggaran hukum ataupun penucurian Sumber
Daya Alam Indonesia oleh pihak luar.
Maka dari itu Presiden Joko WIdodo
menggalakan program mengenai penetapan Indonesia sebagai Negara Poros Maritim,
karena bukan isapan jempol Indonesia terbukti mempunyai kekayaan laut yang
tidak dimiliki Negara lain.
Melalui Kementrian Kelautan dan
Perikanan yang dibantu dengan satgas 115 menggalakan pemberantasan Ilegal
Fishing di wilayah hukum Indonesia, sepertinya kemarin merupakan salah satu
kasus yang berarti untuk tim Kementerian Kelautan. Karena pada saat penangkapan
Ilegal Fishing yang dilakukan oleh KM KWAY FEY 10078 terjadi perlawanan dengan
melakukan penyerangan yang dilakukan oleh kapal penjaga pantai (coast guard)
dengan menembak tim Kementrian Kelautan.
Susi menerima laporan bahwa telah
diamankan 8 ABK ynag sedang diperiksa mengenai kejadian tersebut, terdapat
kisah heroic pada penangkapan tersebut. Tiga Anggota KP Hiu 11 yang ikut dalam
penyergapan melompat ke KM KWAY FEY 10078.
“Dari laporan yang kami terima,
tiga anggota KP Hiu 11 ini sempat melompat ke KM KWAY FEY 10078, ini aksi yang
heroik karena kapal mereka sangat kecil di tengah wilayah dispute yang
luasnya 83.0000 kilometer persegi,” Tambanya.

0 comments:
Post a Comment