AsliCirebon.com - Beban hidup yang
dipikul seseorang pada zaman sekarang membat banyak orang berfikiran pendek
untuk mengakhiri hidupnya. Tidak terkecuali dengan anggota kepolisian, hal ini
terjadi pada jajaran Polda Jawa Timur. Ipda Nanang Eka nekat mengakhiri
hidupnya di ruangan atasannya. Ipda Nanang Eka yang bertugas di Biddokes RS
Bhayangkara Polda Jawa Timur ditemukan dengan luka cukup serius di bagian leher
di ruang kerja Kasubbagrenmin Biddokes.
Kronologi kejadian tersebut bermula
pada pukul 08.45 WIB Ipda Nanang Eka menemui atasannya Kasubbagrenmin Biddokes Polda
Jawa Timur, AKBP Suwardi, Namun pada saat itu AKBP Suwardi di panggil untuk
menemui Kabiddokes. Pada saat itu Ipda Nanang ditinggal dalam keadaan sendirian
diruangannya, setelah menemui Kabiddokes AKBP Suwardi kembali ke ruangannya,
namun alangkah terkejutnya saat Ipda Nanang sudah dala keadaan mengeluarkan
darah dan lehernya tersayat oleh pisau cutter.
Setelah kejadian tersebut AKBP
Suwardi meminta bantuan kepada anggota lain utnuk membawa Ipda Nanang ke ruang
UGD, namun dirasa luka yang diderita oleh Ipda Nanang cukup serius makan yang
bersangkutan langsung dibawa ke ruang operasi.
"Kemudian, AKBP Suwardi
meminta tolong kepada anggota lainnya untuk membawa yang bersangkutan ke UGD.
Tapi karena lukanya cukup parah, yang bersangkutan langsung dipindah ke ruang
operasi," Ungkap salah seorang anggota Polda Jawa Timur.
Untuk masalah motif korban sampai
nekat untuk mengakhiri hidupnya masih diselidiki oleh Propam Polda Jawa Timur.
Namun kemungkinan motif korban adalah adanya masalah keluarga, karena
sebelumnya korban memang curhat ke =pada AKBP Suwardi masalah keluarga.

0 comments:
Post a Comment