AsliCirebon.com - Usaha pemerintah
DKI Jakarta melalui Gubernur DKI Jakarta mengenai pembebasan kawasan di
Kalijodo sepertinya akan mendapatkan sedikt hambatan. Karena Gubernur DKI
Jakarta Basuki Tjahaja Purna mengsingalir adanya backing yang kuat di daerah
tersebut. Banyak yang menyebut juga jika di Kalijodo adalah backing preman
kelas kakap.
Maka dari itu Ahok sendiri meminta backup
personel dari pihak kepolisian dan pihak TNI untuk mengawal penggusuran
tersebut. Rencananya kawasan tersebut akan dikembalikan menjadi aliran sungai
dan ruang terbuka hijau.
"Ya saya sih nggak masalah,
kan saya tekankan soal prostitusi jangan liar lah, kalau liar nggak bener. Tapi
kan kita memang nggak mau izinin. Ya sudah kita bongkar ajalah buat hijau
(taman)," kata Ahok saat ditemui di kantor Gubernur.
Bahkan Ahok sendiri sudah diancam
oleh salah seorang penghuni kafe yang ada di Kalijodo bahwa backing yang ada
disana tidak main-main. Salah seorang penghuni kafe yang basa disebut mimi
mengatakan penjaga yang ada disana sangar-sangar.
"Idiiih..., berani ke sini dia
(Ahok)? Awas, Mas, bahaya. Cowok-cowoknya sangar-sangar. Banyak kejadian
kriminal di sini, Mas. Sekelas Ahok mah ya, sama orang di sini, aduuh... kagak
bisa," kata Mimi salah satu penghuni kafe tersebut.
Tetapi meskipun diancam seperti itu
Ahok sendiri merasa tidak akan takut dan tidak akan mengurungkan niatnya. Ahok
malah bercanda dia akan menggusur menggunakan Tank sesuai dengan permintaan
mereka.
"Ya sudah, nanti kita minta
kirim tank kesana," Sahut Ahok
dengan tertawa.

0 comments:
Post a Comment