Latest News
Wednesday, September 2, 2015

Tanda-tanda Rupiah Menguat Sangat Kecil, Pemerintah Diminta Serius

Berita Ekonomi - AsliCirebon.com, Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore bergerak melemah sebesar 36 poin menjadi Rp14.132 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp14.096 per dolar AS.

Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa masih akan melambatnya perekonomian global seiring dengan data sektor manufaktur Tiongkok serta Amerika Serikat dilaporkan mengalami penurunan membuat pesimisme dikalangan investor. Akibatnya, pelaku pasar cenderung memburu mata uang "safe haven" seperti dolar AS unutk menjaga nilai aset agar tidak tergerus.

"Data manufaktur kedua ekonomi terbesar dunia yang mengalami kontraksi membuat pelaku pasar khawatir untuk masuk ke dalam aset mata uang berisiko," kata Lukman Leong.

Ia menambahkan bahwa kekhawatiran pelaku pasar terhadap ekonomi global itu seiring juga dengan pernyataan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde dalam pidatonya di Indonesia, dimana disampaikan pertumbuhan ekonomi global sekarang mungkin lebih lemah daripada yang telah diperkirakan beberapa bulan yang lalu.

Di samping sentimen itu, lanjut Lukman Leong, investor juga dibayangi oleh kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau the Fed yang masih simpang siur. Wakil Ketua the Fed Stanley Fischer dalam simposium tahunannya menyatakan bahwa inflasi AS cenderung meningkat, mendukung kenaikan suku bunga secara gradual. Namun, pernyataan lain disampaikan Presiden the Fed New York William Dudley, dimana peluang untuk kenaikan suku bunga AS bulan September cenderung sempit.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan bahwa nilai tukar rupiah yang kembali mengalami koreksi terhadap dolar AS menyusul adanya kekhawatiran pasar terhadap cadangan devisa Indonesia akan mengalami penurunan.

"Turunnya cadangan devisa berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap kemampuan Bank Indonesia mencegah depresiasi rupiah yang terlalu dalam," katanya.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu (2/9/2015) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah menjadi Rp14.127 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp14.081 per dolar AS.


 Ikuti juga 5  isu terhangat berita di AsliCirebon.com, versi netizen diantaranya:

  1.  Libur Lebaran, Mau Masuk ke Water Land Ade Irma Cirebon? Ini Harga Tiketnya 
  2. Harga Tiket Cirebon Waterland Rp 50.000 Perorang, Pengunjung Pulang Lagi 
  3. Awas Malam Minggu: Cirebon Belum Aman dari Ancaman Begal Motor, Ini 4 Tipsnya 
  4. Dollar Naik, Sebanyak 50 Ribu Buruh Asal Jateng dan Jatim Mulai Di-PHK 
  5. Walikota Cirebon Tekankan Pengusaha: Jangan PHK Karyawan
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Tanda-tanda Rupiah Menguat Sangat Kecil, Pemerintah Diminta Serius Rating: 5 Reviewed By: Santosa Blogger Cirebon