Latest News
Monday, August 17, 2015

Inilah Fase Sejarah Krisis Ekonomi Indonesia yang Diakibatkan Karena Melemahnya Rupiah Terhadap Dollar

Artikel Ekonomi - AsliCirebon.com, Nilai tukar rupiah kepada Dollar AS semakin melemah. Pada penutupan Rabu lalu 12/8/2015 kemarin, nilai tukar rupiah kepada USD senilai Rp 13.970,00. NIlai ini menurun dibandingakan dengan Jumat sebelumnya yang ditutup pada Rp 13.800,00 per Dollar Amerika Serikat.

Angka ini merupakan angka terparah yang pernah terjadi, bahkan paling parah setelah krisis moneter yang pernah dialami Indonesia pada tahun 1998. Pada zaman Presiden Soeharto dulu, berapakah nilai tukar rupiah kepada dollar AS?

Memang ada beberapa kasus yang terjadi di waktu dulu. Penurunan nilai rupiah terjadi beberapa kali sebelum akhirnya pemerintah turun tangan mengatasi masalah itu. Besarnya pengaruh Soeharto di era Orde Baru memang tidak bisa disepelekan. Inilah beberapa data turunnya harga tukar rupiah terhadapa USD di Era Order Baru.

Pada tahun 1971, nilai tukar rupiah terhadap USD memang melemah. Nilai tukar per 1 USD yang biasanya Rp 378,00 menjadi Rp 420,00.

Di tahun 1978, rupiah kembali melemah terhadap USD menjadi Rp 625,00. Hal ini terjadi karena limbungnya Pertamina membuatnya nyaris bangkrut. Managemen yang buruk serta gagalnya investasi yang dilakukan oleh Pertamina, berpengaruh besar pada turunnya nilai tukar rupiah waktu itu.

Pada 30 Maret 1983, rupiah kembali jatuh. Devaluasi yang terjadi hampir 48%. Nilai tukar rupiah menjadi Rp 970,00 dimana sebelumnya masih Rp 702,00.

Tahun 1986 kembali ada devaluasi rupiah oleh pemerintah sebesar 47%. Nilai tukar rupiah menjadi Rp 1.664,00 dari Rp 1.134,00.

Menurut Presiden Soeharto waktu itu. Melemahnya nilai tukar rupiah pada 1986 terjadi karena pengaruh dari krisis ekonomi global yang tengah terjadi. Hal ini semakin diperburuk dengan anjloknya harga minya dunia.

“Pada Januari 1986, masih 25 USD per barelnya. Di tengah tahun, harga turun sangat drastis, kurang dari 10 USD. Anjloknya harga minyak ini berdampak cukup buruk. Penerimaan devisa mengalami penurunan drastic. Hal ini akhirnya juga berpengaruh kepada tekanan yang cukup berat dalam neraca pembayaran. Oleh karena itu, sebuah keputusan yang berat serta sangat sulit harus saya ambil pada September 1986, terpaksa saya mendevaluasi mata uang rupiah,” jelas Presiden Soeharto yang dikutip dari buku biografinya.

Setelah itu, nilai tukar rupiah ternyata tidak juga stabil. Akhirnya pada 1997 nilai tukar rupiah mencapai angka Rp 2.650,00 per dolar AS. Lantas mulai naik dari Rp 5.000,00 , Rp 7.000,00 , bahkan yang terburuk mencapai Rp 16.800,00.

Semoga kenangan buruk yang pernah terjadi di masa lalu itu tidak akan terulang di masa ini. Semoga nilai tukar Rupiah segera mengalami peningkatan.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Inilah Fase Sejarah Krisis Ekonomi Indonesia yang Diakibatkan Karena Melemahnya Rupiah Terhadap Dollar Rating: 5 Reviewed By: Santosa Blogger Cirebon