Berita Kriminal - IndoNewsToday.com, Usai melakukan pembakaran terhadap hewan orang utan. Seorang warga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembakaran orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Kasusnya ditangani Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng bekerja sama dengan kepolisian.
Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Heska Wahyu Widodo menyatakan, pelaku yang sudah ditetapkan tersangka itu adalah Dadun bin Uja (47). Warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini bekerja sebagai buruh di Pangkalan Bun.
"Kasusnya ini ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil atau PPNS BKSDA. Namun penahanan dilakukan di Polres. Kita bekerjasama dalam hal ini. Kasusnya sendiri, berdasarkan pengakuan pelaku, terjadi di Kabupaten Lamandau," kata Heska yang dihubungi Rabu (24/6/2015) sore.
Disebutkan Kapolres, dalam kasus ini sebelumnya diamankan dua orang, Dadun bin Uja dan Lutfi Alif Kurniawan (23). Namun Dadun ditetapkan tersangka karena dia yang membakar orangutan itu. Sementara Lutfi belum jadi tersangka, namun dari yang bersangkutan sudah disita handphone Nokia yang dipergunakan untuk memotret pembakaran itu.
"Dadun mengaku hanya membakar. Yang menembak dan membunuh bukan dia. Dia temukan sudah mati. Kemudian dibakar dan dimakan sama-sama dengan yang lainnya, sekitar empat orang," kata Heska.
Rencananya pada Kamis (25/6) besok petugas kepolisian bersama BKSDA akan ke lokasi pembakaran untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bukti-bukti yang ditemukan nantinya dapat menguatkan proses hukum kasus itu lebih lanjut.
Kasus pembakaran orangutan itu mencuat setelah fotonya beredar di Facebook melalui akun Polo Panitia Hari Kiamat. Kasus pembakaran itu terjadi pada 10 Juni, sementara foto diunggah ke Facebook pada 20 Juni. Namun seiring dengan ramainya kasus, akun Polo Panitia Hari Kiamat sudah dinonaktifkan.
Baca juga berita terkini yang paling hangat dibaca oleh netizen, diantaranya:
- Sejak Dibuka, 3 Kali Kecelakaan Sudah Terjadi di Tol Cipali
- Jalan Tol Cipali Rawan Dilalui Saat Malam Hari
- Ada Tiga Penyebab Dugaan Mengapa Kecelakaan di Tol Cipali Kerap Terjadi
- Soal Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Kata Kementerian PU
- Bulan Puasa, Tawuran Antar Warga di Cirebon Berakhir 1 Rumah Ludes Terbakar
- Ini Kondisi 3 Rumah Usai Tawuran Antar Warga di Cirebon
Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Heska Wahyu Widodo menyatakan, pelaku yang sudah ditetapkan tersangka itu adalah Dadun bin Uja (47). Warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini bekerja sebagai buruh di Pangkalan Bun.
"Kasusnya ini ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil atau PPNS BKSDA. Namun penahanan dilakukan di Polres. Kita bekerjasama dalam hal ini. Kasusnya sendiri, berdasarkan pengakuan pelaku, terjadi di Kabupaten Lamandau," kata Heska yang dihubungi Rabu (24/6/2015) sore.
Disebutkan Kapolres, dalam kasus ini sebelumnya diamankan dua orang, Dadun bin Uja dan Lutfi Alif Kurniawan (23). Namun Dadun ditetapkan tersangka karena dia yang membakar orangutan itu. Sementara Lutfi belum jadi tersangka, namun dari yang bersangkutan sudah disita handphone Nokia yang dipergunakan untuk memotret pembakaran itu.
"Dadun mengaku hanya membakar. Yang menembak dan membunuh bukan dia. Dia temukan sudah mati. Kemudian dibakar dan dimakan sama-sama dengan yang lainnya, sekitar empat orang," kata Heska.
Rencananya pada Kamis (25/6) besok petugas kepolisian bersama BKSDA akan ke lokasi pembakaran untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bukti-bukti yang ditemukan nantinya dapat menguatkan proses hukum kasus itu lebih lanjut.
Kasus pembakaran orangutan itu mencuat setelah fotonya beredar di Facebook melalui akun Polo Panitia Hari Kiamat. Kasus pembakaran itu terjadi pada 10 Juni, sementara foto diunggah ke Facebook pada 20 Juni. Namun seiring dengan ramainya kasus, akun Polo Panitia Hari Kiamat sudah dinonaktifkan.
Baca juga berita terkini yang paling hangat dibaca oleh netizen, diantaranya:
- Sejak Dibuka, 3 Kali Kecelakaan Sudah Terjadi di Tol Cipali
- Jalan Tol Cipali Rawan Dilalui Saat Malam Hari
- Ada Tiga Penyebab Dugaan Mengapa Kecelakaan di Tol Cipali Kerap Terjadi
- Soal Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Kata Kementerian PU
- Bulan Puasa, Tawuran Antar Warga di Cirebon Berakhir 1 Rumah Ludes Terbakar
- Ini Kondisi 3 Rumah Usai Tawuran Antar Warga di Cirebon

0 comments:
Post a Comment