![]() |
| Taufik Eriawan 9 tahun, korban tabrak lari di Jalan Tuparev Kota Cirebon | Foto: AsliCirebon.com |
Kejadian ini diduga bermula saat ibu Hanifah tengah membonceng kedua ponakannya Hafidz (meninggal dunia) dan Taufik Eriawan (korban luka parah) tiba-tiba datang rombongan Patwal dengan iring-iringan motor 900 cc menenggor motor yang ditumpanginya.
Menurut penuturan Emi kakak korban dari Taufik, dari penuturan saksi mata yang melihat kejadian, mulanya ada beberapa pengendara yang menggunakan motor besar (diduga Patwal) menabrak sepeda motor korban di Jalan Tuparev, Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu, 31 Mei 2015 lalu. Akibatnya, Hafidzh meninggal sedangkan ibu Hanifah dan Taufik terluka parah.
Menurut penuturan Emi, petugas Patwal itu datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Motor dia (diduga Patwal) masuk jalur berlawanan menabrak motor Hanifah, lantas bukannya langsung menolong, malah dia pergi begitu saja.
Hingga saat ini kondisi Taufik Eriawan mengalami luka yang cukup serius. Saat AsliCirebon.com mengunjungi ruang penginapannya di rumah sakit, nampak Taufik bocah 9 tahun itu terus memanggil-manggil saudara sepupunya Hafidz 7 tahun yang telah meninggal dunia.
"Saat ini wajahnya dijahit dengan 23 jahitan, bagian kepala juga masih dijahit di sejumlah titik. Dan baru saja kami melakukan rontgen untuk mengecek jaringan tulang pada tubuhnya." kata Emi hari ini Kamis (4/6/2015).
Emi berharap pihak kepolisian segera mencari pelaku siapa yang melakukan aksi perbuatan tabrak lari tersebut, hingga tuntas. Karena tempat kejadian, hari, tanggal, dan waktu sangat jelas.
"Pihak keluarga intinya meminta pertanggung-jawaban terhadap pelaku, dan meminta pihak kepolisian (Polres Cirebon) segera menuntaskan kasus tabrak lari tersebut, dan menangkap pelaku secepatnya." tegas Emi.

Aduh itu kalau bener pelakunya Patwal, tidak bertanggung jawab sekali. Pantasnya mereka dimasukkan ke sumur, jangan ke sel. Biar dia tahu rasa!
ReplyDelete