![]() |
| Ilustrasi mudik di tol Cikampek |
Dengan kecepatan 60-80 kilometer per jam, setiap pengemudi akan mampu mengontrol kondisi kendaraan dan jalanan yang dilaluinya. "Kalau ada indikasi yang akan menimbulkan kecelakaan, sopir bisa dengan cepat mengerem kendaraannya," ujar Ridwan.
Ridwan menyampaikan pesan sejak dini karena mereka yang baru menjajal jalan tol terpanjang di Indonesia tersebut biasanya terkena sindrom atau euforia aji mumpung. "Lepas kontrol dan kebut-kebutan," tutur Ridwan
Sebab, jalan sepanjang 116,75 kilometer dengan nilai investasi Rp 13,7 triliun tersebut kondisinya masih mulus dan lurus. Jadi, ketika memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, pengemudi seperti tidak merasa sedang mengebut.
Pada malam hari, pengemudi diimbau untuk lebih ekstra hati-hati. Maklum, ruas jalan bebas hambatan dengan tarif paling mahal di antara jalan tol yang ada itu masih kekurangan fasilitas penerangan jalan umum.
Baca juga berita terhangat minggu ini yang sering dibaca oleh netizen, diantaranya:
- Mau Mudik Lewat Tol Cipali? Berhati-hatilah dan Ikuti Tips Ini
- Ini Kondisi 3 Rumah Usai Tawuran Antar Warga di Cirebon
- Bulan Puasa, Tawuran Antar Warga di Cirebon Berakhir 1 Rumah Ludes Terbakar
- Ada Tiga Penyebab Dugaan Mengapa Kecelakaan di Tol Cipali Kerap Terjadi
- Jalan Tol Cipali Rawan Dilalui Saat Malam Hari
- Mudik 2015, Mobil Truk Dilarang Masuk Lewat Tol Cipali
- Mau Mudik Lewat Tol Cipali? Ini Harga Tarifnya

0 comments:
Post a Comment