![]() |
| Tol Cipali saat malam hari | Foto: Kompas |
Karena hingga saat ini Rabu (24/6/2015) sudah terjadi 30 kasus kecelakaan di Tol Cipali. Maka dari itulah perhatikan empat hal berikut ini.
Kejenuhan
Jalan tol Cipali terpanjang di Indonesia itu bisa membuat pengemudi “terlena”. Kondisi jalan mulus beralaskan aspal dan beton itu berpotensi membuat pengemudi jenuh hingga menimbulkan rasa kantuk.
Siapa saja yang akan melewati tol Cipali diingatkan agar mewaspadai hewan seperti anjing dan kucing yang kerap kali ditemukan di tepi jalan. Bila mobil terpaksa mengurangi kecepatan disarankan untuk mengerem perlahan dan memperhatikan jarak kendaraan di belakang.
Silau di malam hari
Tantangan mengemudi di tol Cipali lebih berat saat malam datang. Selama perjalanan minim penerangan, cahaya lampu hanya ada di dekat gerbang tol. Selain itu tingkat kewaspadaan juga wajib ditingkatkan sebab belum ada dinding pembatas di antara jalur arah berlawanan, jadi lampu depan mobil dari arah depan bisa menyilaukan pengemudi.
Istirahat
Semua pengemudi diingatkan untuk mengutamakan keselamatan berkendara dan jangan gengsi meluangkan waktu beristirahat di rest area saat lelah datang. Total terdapat empat rest area yakni di KM 86, KM 102, KM 130, dan KM 164. Dari empat lokasi itu hanya dua yang dilengkapi SPBU, yakni di KM 102 dan KM 164.
Baca juga berita terkini yang paling hangat dibaca oleh netizen, diantaranya:
- Sejak Dibuka, 3 Kali Kecelakaan Sudah Terjadi di Tol Cipali
- Jalan Tol Cipali Rawan Dilalui Saat Malam Hari
- Ada Tiga Penyebab Dugaan Mengapa Kecelakaan di Tol Cipali Kerap Terjadi
- Soal Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Kata Kementerian PU
- Bulan Puasa, Tawuran Antar Warga di Cirebon Berakhir 1 Rumah Ludes Terbakar
- Ini Kondisi 3 Rumah Usai Tawuran Antar Warga di Cirebon

Memang yang namanya musibah bisa terjadi kapan saja. Kita musti selalu berhati-hati. Terutama saat mudik di jalan tol Cipali, musti waspada..
ReplyDelete