Berita Karir - IndoNewsToday.com, Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih mengaku menerapkan syarat yang ketat dalam seleksi penerimaan tenaga sopir.
Ketatnya seleksi untuk menjadi sopir transjakarta disebabkan tingginya gaji yang diberikan, yakni tiga kali upah minimum provinsi atau setara Rp 8,1 juta (UMP DKI Jakarta tahun 2014 mencapai Rp 2,7 juta).
Kosasih menjelaskan tes-tes yang harus dilalui oleh para calon sopir. Dalam seleksi tersebut, setidaknya ada enam tes yang harus dilalui calon sopir.
Seleksi diawali dengan tes administrasi. Pada tes ini, kata Kosasih, para calon sopir harus memiliki dokumen surat keterangan catatan kepolisian, surat keterangan bebas narkoba, dan surat izin mengemudi kategori B2 umum.
"Setelah dokumen tadi bisa dilengkapi, kami akan melakukan pengecekan usia," kata Kosasih di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/6/2015).
Menurut Kosasih, usia untuk menjadi sopir transjakarta tidak boleh terlalu tua, tetapi tidak boleh juga terlalu muda.
Baca juga berita terkini yang paling hangat dibaca oleh netizen, diantaranya:
- Sejak Dibuka, 3 Kali Kecelakaan Sudah Terjadi di Tol Cipali
- Jalan Tol Cipali Rawan Dilalui Saat Malam Hari
- Ada Tiga Penyebab Dugaan Mengapa Kecelakaan di Tol Cipali Kerap Terjadi
- Mau Mudik Lewat Tol Cipali? Berhati-hatilah dan Ikuti Tips Ini
- Bulan Puasa, Tawuran Antar Warga di Cirebon Berakhir 1 Rumah Ludes Terbakar
- Ini Kondisi 3 Rumah Usai Tawuran Antar Warga di Cirebon
Ketatnya seleksi untuk menjadi sopir transjakarta disebabkan tingginya gaji yang diberikan, yakni tiga kali upah minimum provinsi atau setara Rp 8,1 juta (UMP DKI Jakarta tahun 2014 mencapai Rp 2,7 juta).
Kosasih menjelaskan tes-tes yang harus dilalui oleh para calon sopir. Dalam seleksi tersebut, setidaknya ada enam tes yang harus dilalui calon sopir.
Seleksi diawali dengan tes administrasi. Pada tes ini, kata Kosasih, para calon sopir harus memiliki dokumen surat keterangan catatan kepolisian, surat keterangan bebas narkoba, dan surat izin mengemudi kategori B2 umum.
"Setelah dokumen tadi bisa dilengkapi, kami akan melakukan pengecekan usia," kata Kosasih di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/6/2015).
Menurut Kosasih, usia untuk menjadi sopir transjakarta tidak boleh terlalu tua, tetapi tidak boleh juga terlalu muda.
Baca juga berita terkini yang paling hangat dibaca oleh netizen, diantaranya:
- Sejak Dibuka, 3 Kali Kecelakaan Sudah Terjadi di Tol Cipali
- Jalan Tol Cipali Rawan Dilalui Saat Malam Hari
- Ada Tiga Penyebab Dugaan Mengapa Kecelakaan di Tol Cipali Kerap Terjadi
- Mau Mudik Lewat Tol Cipali? Berhati-hatilah dan Ikuti Tips Ini
- Bulan Puasa, Tawuran Antar Warga di Cirebon Berakhir 1 Rumah Ludes Terbakar
- Ini Kondisi 3 Rumah Usai Tawuran Antar Warga di Cirebon

0 comments:
Post a Comment