Latest News
Tuesday, June 30, 2015

Bulan Puasa, Gunung Raung dan Gunung Sinabung Tengah Memanas


Berita Bencana - IndoNewsToday.com, Gunung Raung di Jawa Timur saat ini statusnya meningkat dari Waspada 2 menjadi Siaga 3. Status tersebut ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan berlaku sejak Senin (29/6/2015).

Kenaikan status tersebut berdasar pengamatan visual. Hal ini ditandai adanya strombolian yang semakin intensif, suara gemuruh, kepulan abu vulkanin setinggi 300 meter, serta suara dentuman keras yang terdengar hingga 20 kilometer.

Tak hanya itu, diketahui Gunung Raung juga menyemburkan api yang terlihat jelas oleh pihak pengamat gunung api di Banyuwangi. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, itu terlihat dari seismisitas gunung mengalami peningkatan termor yang semakin tinggi amplitudonya.

"Rata-rata amplitudo 21 milimeter dari sebelumnya 10 milimeter," ujar Sutopo melalui pesan singkat, Senin. Sutopo menjelaskan, kepala PVMBG telah melaporkan peningkatan agar kepala BNPB bisa mengantisipasi hal tersebut.

Sutopo mengungkapkan, saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengantisipasi masyarakat agar tak beraktivitas dalam radius 3km dari puncak kawah. Ia menyebutkan, selain antisipasi, nantinya ada rencana kontijensi menghadapi erupsi gunung Raung.

Seperti diketahui, Gunung Raung pertama kali meletus pada 1939, 1941, 1943, hingga terakhir pada 19 Februari 1956 dengan tinggi asap 12 km. Saat ini Gunung Raung kembali erupsi setelah sekian lama.

Selain Gunung Raung, Gunung Sinabung hingga Senin (29/6) pukul 15.00 WIB masih memuntahkan awan panasnya. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Surono mengungkapkan, pada Senin pukul 13.56-14.56 Gunung Sinabung memuntahkan guguran awan panasnya secara berurutan sejauh 2 km ke arah tenggara-timur.

"Tinggi abu vulkaniknya sudah menutupi kolom abu vulkanik yang seharusnya," ujar Mbah Rono saat dihubungi SH, Senin. Ia menuturkan, pada pukul 15.00WIB awan panas terebut kembali berguguran dengan jarak yang lebih jauh.

"Pukul 15.00 WIB tadi guguran awan panas hingga 3,5 km arah selatan-tenggara dengan tinggi kolom abu vulkanik 2,5 km arah angin ke Timur-Tenggara," tuturnya.

Mbah Rono menegaskan, hal ini agar semua pihak terkait bisa meningkatkan kesiapsiagaannya serta tak memasuki daerah bahaya.

Gunung Raung dan Sinabung memiliki jenis tipe letusan yang berbeda. Kepala Bidang (Kabid) Pengamatan Gunung Api PVMBG, Gede Suantikan, menegaskan perbedaan tersebut karena Raung sudah kaldera (memiliki kawah kecil), sedangkan Sinabung mengeluarkan larva langsung.

"Sifat letusannya Raung itu abunya ke atas dan larvanya kembali ke kawah, kalau Sinabung menjalar," ujarnya kepada SH.

Ia menyebutkan, erupsi yang terjadi di Sinabung dan Raung bisa sama. Namun, erupsi Gunung Sinabung lebih besar dibandingkan Raung. "Bisa saja lama, tapi erupsinya (Raung) kecil. Kalau yang Sinabung lama dan besar setiap erupsi. Kami tidak bisa pastikan kapan gunung-gunung itu akan berhenti erupsi," ucapnya.



Baca juga berita terhangat lainnya yang sering dibaca oleh netizen, diantaranya:

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Bulan Puasa, Gunung Raung dan Gunung Sinabung Tengah Memanas Rating: 5 Reviewed By: Sunardi