Berita Ekonomi - IndoNewsToday.com, Pergerakan mata uang rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini masih menguat tipis dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pada Selasa (23/6/2015) pagi ini, rupiah diperdagangkan menguat sebesar Rp13.308 per USD menurut hasil dari Bloomberg, , laju rupiah menguat sembilan poin atau setara 0,07 persen.
Sementara itu, gerak rupiah mengutip data Yahoo Finance menguat Rp13.319 per USD. Rupiah mengalami kenaikan sebesar dua poin atau setara 0,02 persen. Kendati tipis, laju rupiah stabil di zona hijau.
Namun, dari data rilis Bank Indonesia rupiah tercatat di kisaran Rp 13.316 per USD. Adapun mengutip hasil riset Samuel Sekuritas, dipaparkan jika rupiah berhasil menguat bersama mata uang lain di Asia setelah optimisme muncul di Zona Euro terkait negosiasi utang Yunani.
Yield SUN10y juga akhirnya mampu turun ke kisaran 8,3-8,4 persen hingga Senin sore. Akan tetapi secara umum belum ada kesepakatan yang terjadi antara Yunani dan Troika. Di tambah lagi, isu negatif domestik terkait dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi serta inflasi yang naik di Juni masih akan menjadi ancaman utama terhadap rupiah.
"Hari ini rupiah berpeluang melanjutkan euforia optimisme dari Yunani walaupun baiknya data AS yang menguatkan dolar index bisa membatasi penguatan," demikian tulis hasil riset tersebut.
Berita terkini di Indonesia Hari Ini:
- Lukman Sardi Pemain Film "Sang Pencerah" yang Pindah Agama Diduga Sudah Direncanakan
- Bulan Puasa, Warga Maluku Dihebohkan dengan Temuan Air Laut Merah Darah
- Sejak Dibuka Tol Cipali: 15 Kasus Kecelakaan, 3 Korban Jiwa, Polri Lakukan Investigasi
- Tol Cipali Dibuka, Persaingan Angkutan Kereta dan Trvael Semakin Terlihat
- Bulan Puasa Dihebohkan dengan Temuan Akun Instagram "Jual Bayi Murah"
Berita paling hangat di minggu ini:
- Sejak Dibuka, 3 Kali Kecelakaan Sudah Terjadi di Tol Cipali
- Ada Tiga Penyebab Dugaan Mengapa Kecelakaan di Tol Cipali Kerap Terjadi
- Jalan Tol Cipali Rawan Dilalui Saat Malam Hari
- Ini Kondisi 3 Rumah Usai Tawuran Antar Warga di Cirebon
- Bulan Puasa, Tawuran Antar Warga di Cirebon Berakhir 1 Rumah Ludes Terbakar
Pada Selasa (23/6/2015) pagi ini, rupiah diperdagangkan menguat sebesar Rp13.308 per USD menurut hasil dari Bloomberg, , laju rupiah menguat sembilan poin atau setara 0,07 persen.
Sementara itu, gerak rupiah mengutip data Yahoo Finance menguat Rp13.319 per USD. Rupiah mengalami kenaikan sebesar dua poin atau setara 0,02 persen. Kendati tipis, laju rupiah stabil di zona hijau.
Namun, dari data rilis Bank Indonesia rupiah tercatat di kisaran Rp 13.316 per USD. Adapun mengutip hasil riset Samuel Sekuritas, dipaparkan jika rupiah berhasil menguat bersama mata uang lain di Asia setelah optimisme muncul di Zona Euro terkait negosiasi utang Yunani.
Yield SUN10y juga akhirnya mampu turun ke kisaran 8,3-8,4 persen hingga Senin sore. Akan tetapi secara umum belum ada kesepakatan yang terjadi antara Yunani dan Troika. Di tambah lagi, isu negatif domestik terkait dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi serta inflasi yang naik di Juni masih akan menjadi ancaman utama terhadap rupiah.
"Hari ini rupiah berpeluang melanjutkan euforia optimisme dari Yunani walaupun baiknya data AS yang menguatkan dolar index bisa membatasi penguatan," demikian tulis hasil riset tersebut.
Berita terkini di Indonesia Hari Ini:
- Lukman Sardi Pemain Film "Sang Pencerah" yang Pindah Agama Diduga Sudah Direncanakan
- Bulan Puasa, Warga Maluku Dihebohkan dengan Temuan Air Laut Merah Darah
- Sejak Dibuka Tol Cipali: 15 Kasus Kecelakaan, 3 Korban Jiwa, Polri Lakukan Investigasi
- Tol Cipali Dibuka, Persaingan Angkutan Kereta dan Trvael Semakin Terlihat
- Bulan Puasa Dihebohkan dengan Temuan Akun Instagram "Jual Bayi Murah"
Berita paling hangat di minggu ini:
- Sejak Dibuka, 3 Kali Kecelakaan Sudah Terjadi di Tol Cipali
- Ada Tiga Penyebab Dugaan Mengapa Kecelakaan di Tol Cipali Kerap Terjadi
- Jalan Tol Cipali Rawan Dilalui Saat Malam Hari
- Ini Kondisi 3 Rumah Usai Tawuran Antar Warga di Cirebon
- Bulan Puasa, Tawuran Antar Warga di Cirebon Berakhir 1 Rumah Ludes Terbakar

0 comments:
Post a Comment