Berita Kemanusiaan - IndoNewsToday.com, Ketersediaan darah di Kota Cirebon yang ditampung di kantor Palang Merah Indonesia unit Kota Cirebon jelang mudik terus mengalami penyusutan.
Hal ini lantaran stok terus dipakai oleh para resipien yang datang dari sekitaran wilayah tiga Cirebon. Hal ini dikatakan oleh Ketua Bidang Pendonoran Darah PMI Kota Cirebon, Dr. H. Sugianto Suhana, MKes kepada IndoNewsToday pada siang tadi di kantornya.
"Stok labu di PMI Kota Cirebon karena memang kita akui permintaan labu bukan hanya dari warga Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon. Tetapi juga dari luar, seperti Subang, Brebes, Tegal, Majalengka, dan wilayah tiga Cirebon. Wajar kalau stok di sini terbatas." katanya.
Menyusul bakal semakin dekatnya bulan ramadhan, Palang Merah Indonesia unit Kota Cirebon tengah menyiapkan program khusus donor.
"Untuk bulan ramadhan ini kita sudah buatkan jadwal pendonoran, untuk yang muslim kita jadwalkan sebelum bulan ramadhan. Dan yang non muslim kita agendakan donor untuk di bulan ramadhan." lanjutnya.
Bicara soal stigma yang muncul di masyarakat soal donor darah. Lebih lanjut Sugianto kepada IndoNewsToday berpesan, "Memang di dalam masyarakat awam muncul anggapan bahwa kok selama ini yang meminta darah membeli, tetapi bagi yang mendonorkan darah gratis?" katanya.
"Sebenarnya dalam biaya operasional PMI Kota Cirebon tidak sepenuhnya dari pemerintah, sehingga biaya operasional pengolahan darah memerlukan biaya yang cukup besar. Karena dalam setiap donor darah dari masyarakat kita olah, cek dulu apakah sehat atau tidak. Karena biasanya tidak semua darah bisa kita salurkan kepada penerima darah, kita musti cek laboraturium dahulu. Dari sanalah semua kegiatan medis PMI Kota Cirebon dilakukan secara mandiri." lanjutnya.
"Darah yang baru diterima oleh PMI selajutnya akan diperiksa apakah darah tersebut aman untuk diberikan kepada pasien atau tidak, dan jika sehat akan kami stok di PMI. Namun kalau dalam uji laboraturium tidak sehat akan kami musnahkan dan pendonor yang darahnya tidak sehat akan kami beritahukan." jelasnya.
Sugianto kepada IndoNewsToday kembali menjelaskan bahwa banyak manfaat bagi pendonor darah, selain bisa mengecek kesehatan darah gratis, juga ikut berpartisipasi dalam amal kemanusiaan melalui donor darah.
Hal ini lantaran stok terus dipakai oleh para resipien yang datang dari sekitaran wilayah tiga Cirebon. Hal ini dikatakan oleh Ketua Bidang Pendonoran Darah PMI Kota Cirebon, Dr. H. Sugianto Suhana, MKes kepada IndoNewsToday pada siang tadi di kantornya.
"Stok labu di PMI Kota Cirebon karena memang kita akui permintaan labu bukan hanya dari warga Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon. Tetapi juga dari luar, seperti Subang, Brebes, Tegal, Majalengka, dan wilayah tiga Cirebon. Wajar kalau stok di sini terbatas." katanya.
Menyusul bakal semakin dekatnya bulan ramadhan, Palang Merah Indonesia unit Kota Cirebon tengah menyiapkan program khusus donor.
"Untuk bulan ramadhan ini kita sudah buatkan jadwal pendonoran, untuk yang muslim kita jadwalkan sebelum bulan ramadhan. Dan yang non muslim kita agendakan donor untuk di bulan ramadhan." lanjutnya.
Bicara soal stigma yang muncul di masyarakat soal donor darah. Lebih lanjut Sugianto kepada IndoNewsToday berpesan, "Memang di dalam masyarakat awam muncul anggapan bahwa kok selama ini yang meminta darah membeli, tetapi bagi yang mendonorkan darah gratis?" katanya.
"Sebenarnya dalam biaya operasional PMI Kota Cirebon tidak sepenuhnya dari pemerintah, sehingga biaya operasional pengolahan darah memerlukan biaya yang cukup besar. Karena dalam setiap donor darah dari masyarakat kita olah, cek dulu apakah sehat atau tidak. Karena biasanya tidak semua darah bisa kita salurkan kepada penerima darah, kita musti cek laboraturium dahulu. Dari sanalah semua kegiatan medis PMI Kota Cirebon dilakukan secara mandiri." lanjutnya.
"Darah yang baru diterima oleh PMI selajutnya akan diperiksa apakah darah tersebut aman untuk diberikan kepada pasien atau tidak, dan jika sehat akan kami stok di PMI. Namun kalau dalam uji laboraturium tidak sehat akan kami musnahkan dan pendonor yang darahnya tidak sehat akan kami beritahukan." jelasnya.
Sugianto kepada IndoNewsToday kembali menjelaskan bahwa banyak manfaat bagi pendonor darah, selain bisa mengecek kesehatan darah gratis, juga ikut berpartisipasi dalam amal kemanusiaan melalui donor darah.

0 comments:
Post a Comment