Latest News
Thursday, April 23, 2015

Berani Kritik IMF Saat KAA, Jokowi Dikecam Amerika Serikat

Berita Politik - IndoNewsToday.com, Gara-gara berani mengkritik kebijakan dan program dari IMF (International Monetery Funding) aatu perusahaan kelas dunia yang memberikan bantuan utang kepada negara-negara berkembang di dunia.

Alhasil Presiden RI Joko Widodo menuai kecaman dari Amerika Serikat, seusai berpidato mengkritik sejumlah lembaga keuangan internasional yang dianggap merugikan negara dunia ketiga (negara berkembang seperti Indonesia).

Sementara itu, Ernest Bower, peneliti Center for Strategic and International Studies Washington DC, menilai pidato tersebut menunjukkan Presiden Jokowi tidak konsisten. Jokowi, kata dia, di satu sisi menginginkan banyak investor asing masuk ke Indonesia. Tapi di lain sisi, mengkritik sistem dan lembaga keuangan internasional semisal International Monetary Fund (IMF) dan ASian Development Bank (ADB).

"Pemerintah seperti ingin gampangnya saja. Menyuruh investor untuk datang, tapi belum siap untuk menerapkan perbaikan yang akan memfasilitasi investasi itu," ucap Bower.

Segendang sepenarian, ekonom Universitas Indonesia Berly Martawardaya juga menyatakan Presiden Jokowi adalah 'pelaku'. "Keliru jika menganggapnya sebagai seorang ideolog."

Untuk diketahui, dalam pembukaan Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015, Presiden Jokowi berpidato mengemukakan pendapatnya mengenai tatanan ekonomi global baru yang diharapkan lebih terbuka untuk negara-negara berkembang.

"Pemikiran atas solusi masalah ekonomi dunia hanya terbatas pada Bank Dunia, International Monetary Fund (IMF), dan Asian Development Bank (ADB)," ungkapnya.

Presiden Jokowi tidak menjelaskan seperti apa perubahannya, namun ia menambahkan bahwa hal tersebut penting agar menghilangkan terjadinya dominasi antar negara, khususnya oleh Barat.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Berani Kritik IMF Saat KAA, Jokowi Dikecam Amerika Serikat Rating: 5 Reviewed By: Sunardi