INDONEWSTODAY.COM, Gara-gara menyuarakan kebebasan tentang tulisan di media online, seorang Blogger harus menjalani hukuman dengan 1000 cambuk di Arab Saudi. Blogger tersebut bernama Raif Badari yang pada beberapa waktu lalu dihukum cambuk 50 kali dari 1000 hukuman cambuk yang harus dia terima.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Secratery Negeri John Kerry menghadiri pertemuan Dewan Kerjasama Teluk di Jeddah dimana posisi Arab Saudi adalah sekutu strategis AS dan Inggris. Kedatangannya dalam rangka membahas mengenai sebuah website yang dinilai liberal dalam berbicara kebebasan di kalangan konservatif kerajaan.
Pada jumat lalu, Raif Badawi ditampilkan pada video YouTube dipukuli di alun-alun di luar sebuah masjid di Jeddah, disaksikan oleh kerumunan beberapa ratus orang. "Raif dikawal dari bus dan ditempatkan di tengah-tengah kerumunan, dijaga oleh delapan atau sembilan petugas." kata seorang saksi mata Amnesty International.
"Dia diborgol dan dibelenggu tapi wajahnya tidak tertutup. Seorang petugas keamanan mendekatinya dari belakang dengan tongkat besar dan mulai memukulinya." tambah saksi mata setempat.
Istri Badawi, Ensaf Haidar, mengatakan, "Banyak pemerintah di seluruh dunia telah memprotes tentang kasus suami saya. Tapi pemerintah Saudi berperilaku seperti Daesh [nama Arab menghina Negara Islam atau Isis]." katanya.
Badawi dijatuhi hukuman Mei 2014 lalu untuk 10 tahun penjara dan 1.000 kali cambukan dan didenda riyal Saudi 1 Miliar. Dia telah ditahan sejak pertengahan 2012, dan dihukum karena tuduhan-tuduhan dalam website gratis Saudi Liberal-nya, yang didirikan untuk mendorong perdebatan tentang masalah-masalah agama dan politik di Arab Saudi.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Secratery Negeri John Kerry menghadiri pertemuan Dewan Kerjasama Teluk di Jeddah dimana posisi Arab Saudi adalah sekutu strategis AS dan Inggris. Kedatangannya dalam rangka membahas mengenai sebuah website yang dinilai liberal dalam berbicara kebebasan di kalangan konservatif kerajaan.
Pada jumat lalu, Raif Badawi ditampilkan pada video YouTube dipukuli di alun-alun di luar sebuah masjid di Jeddah, disaksikan oleh kerumunan beberapa ratus orang. "Raif dikawal dari bus dan ditempatkan di tengah-tengah kerumunan, dijaga oleh delapan atau sembilan petugas." kata seorang saksi mata Amnesty International.
"Dia diborgol dan dibelenggu tapi wajahnya tidak tertutup. Seorang petugas keamanan mendekatinya dari belakang dengan tongkat besar dan mulai memukulinya." tambah saksi mata setempat.
Istri Badawi, Ensaf Haidar, mengatakan, "Banyak pemerintah di seluruh dunia telah memprotes tentang kasus suami saya. Tapi pemerintah Saudi berperilaku seperti Daesh [nama Arab menghina Negara Islam atau Isis]." katanya.
Badawi dijatuhi hukuman Mei 2014 lalu untuk 10 tahun penjara dan 1.000 kali cambukan dan didenda riyal Saudi 1 Miliar. Dia telah ditahan sejak pertengahan 2012, dan dihukum karena tuduhan-tuduhan dalam website gratis Saudi Liberal-nya, yang didirikan untuk mendorong perdebatan tentang masalah-masalah agama dan politik di Arab Saudi.

0 comments:
Post a Comment