INDONEWSTODAY.COM, Sebuah perusahaan VC (venture capital) yang dikelola oleh para pendiri PayPal kini berencana berinvestasi di industri ganja.
Founders Fund, yang sebelumnya berinvestasi di Facebook, Lyft, SpaceX dan Spotify, baru-baru ini mengumumkan pendanaan jutaan dollar untuk Privateer Holdings, sebuah perusahaan ekuitas dengan investasi juga di industri ganja.
Pendiri Brendan Kennedy ialah CEO Leafly, situs pemeringkat dan pengulas produk ganja yang legal. “Founders Fund dikenal telah melakukan investasi transformasional dan menguntungkan di sepuluh tahun terakhir ini,” ujar Privateer Holdings CEO Brendan Kennedy.
Investasi ini, mereka mengatakan, "Seperti kami bahwa efek negatif ganja memang tak terhindarkan dan pelarangannya sudah harus diakhiri.” katanya beberapa waktu yang lalu.
"Privateer Holdings telah muncul sebagai yang terkemuka dalam sektor ganja legal, yang kami yakini akan menjadi industri besar dalam beberapa dekade mendatang.” ujar Mitra Founders Fund Geoff Lewis.
Menurut majalah Forbes, ganja adalah sebuah ceruk industri dengan nilai 50 miliar dollar AS dan mengklaim industri ini akan “sangat memperkaya” para investor.
Founders Fund, yang sebelumnya berinvestasi di Facebook, Lyft, SpaceX dan Spotify, baru-baru ini mengumumkan pendanaan jutaan dollar untuk Privateer Holdings, sebuah perusahaan ekuitas dengan investasi juga di industri ganja.
Pendiri Brendan Kennedy ialah CEO Leafly, situs pemeringkat dan pengulas produk ganja yang legal. “Founders Fund dikenal telah melakukan investasi transformasional dan menguntungkan di sepuluh tahun terakhir ini,” ujar Privateer Holdings CEO Brendan Kennedy.
Investasi ini, mereka mengatakan, "Seperti kami bahwa efek negatif ganja memang tak terhindarkan dan pelarangannya sudah harus diakhiri.” katanya beberapa waktu yang lalu.
"Privateer Holdings telah muncul sebagai yang terkemuka dalam sektor ganja legal, yang kami yakini akan menjadi industri besar dalam beberapa dekade mendatang.” ujar Mitra Founders Fund Geoff Lewis.
Menurut majalah Forbes, ganja adalah sebuah ceruk industri dengan nilai 50 miliar dollar AS dan mengklaim industri ini akan “sangat memperkaya” para investor.

0 comments:
Post a Comment