INDONEWSTODAY.COM, Ada harapan baru tentang penanganan medis tentang kesehatan wanita. Terutama tentang kasus pengobatan kanker payudara yang biasa dialami oleh seorang wanita. Baru-baru ini para ilmuan menemukan sebuah gen yang terdapat dalam tubuh wanita yang memiliki aktivitas tinggi, lebih agresif, dari sel. Gen tersebut bernama BCL11A yang sangat aktif dalam tumor triple-negatif.
Para ilmuan menjelaskan potensi serangan kanker payudara bukan hanya untuk wanita yang berusia baya, namun wanita muda pun memiliki potensi yang sama. Yakni usia 20 hingga 30 tahun dapat terserang dan memungkinkan. Obat kanker payudara dari pengobatan standar seperti tamoxifen untuk 'obat ajaib' Herceptin tidak berguna menentangnya karena gen ini memiliki prognosis yang lebih buruk daripada bentuk-bentuk lain dari penyakit ini.
Namun, terobosan, yang dipelopori oleh para peneliti dari Wellcome Trust Sanger Institute di dekat Cambridge, membawa harapan pengobatan baru. Dalam sebuah studi tentang kanker payudara dari hampir 3.000 wanita mengungkapkan gen yang disebut BCL11A menjadi sangat aktif dalam tumor triple-negatif.
Peneliti Profesor Carlos Caldas mengatakan, "Hasil ini menarik mengidentifikasi gen kanker payudara baru dalam beberapa kasus yang lebih sulit diobati." katanya.
Di lain pihak, Dr Emma Smith, dari Cancer Research UK, mengatakan, "Mencari tahu gen yang berperan dalam kanker payudara triple negatif dapat menyebabkan cara baru untuk mengatasi penyakit ini. Tapi hasil ini berasal dari sel-sel yang tumbuh di laboratorium dan penelitian pada tikus, sehingga mereka masih pada tahap awal. Langkah-langkah berikutnya akan mencari tahu apakah gen memainkan peran yang sama dalam menyebabkan kanker payudara pada wanita, dan apakah obat dapat dikembangkan untuk menargetkan molekul rusak." ujarnya.
Menurutnya, kanker payudara triple-negatif lebih mungkin terjadi sebelum usia 40 atau 50, dibandingkan usia 60 atau lebih tua. Wanita Afrika-Amerika dan Hispanik: kanker payudara triple-negatif yang paling sering mempengaruhi wanita Afrika-Amerika, diikuti oleh perempuan Hispanik. Satu studi menemukan bahwa wanita kulit hitam 3 kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara triple-negatif daripada wanita kulit putih.
Sumber: Breastcancer.org
Para ilmuan menjelaskan potensi serangan kanker payudara bukan hanya untuk wanita yang berusia baya, namun wanita muda pun memiliki potensi yang sama. Yakni usia 20 hingga 30 tahun dapat terserang dan memungkinkan. Obat kanker payudara dari pengobatan standar seperti tamoxifen untuk 'obat ajaib' Herceptin tidak berguna menentangnya karena gen ini memiliki prognosis yang lebih buruk daripada bentuk-bentuk lain dari penyakit ini.
Namun, terobosan, yang dipelopori oleh para peneliti dari Wellcome Trust Sanger Institute di dekat Cambridge, membawa harapan pengobatan baru. Dalam sebuah studi tentang kanker payudara dari hampir 3.000 wanita mengungkapkan gen yang disebut BCL11A menjadi sangat aktif dalam tumor triple-negatif.
Peneliti Profesor Carlos Caldas mengatakan, "Hasil ini menarik mengidentifikasi gen kanker payudara baru dalam beberapa kasus yang lebih sulit diobati." katanya.
Di lain pihak, Dr Emma Smith, dari Cancer Research UK, mengatakan, "Mencari tahu gen yang berperan dalam kanker payudara triple negatif dapat menyebabkan cara baru untuk mengatasi penyakit ini. Tapi hasil ini berasal dari sel-sel yang tumbuh di laboratorium dan penelitian pada tikus, sehingga mereka masih pada tahap awal. Langkah-langkah berikutnya akan mencari tahu apakah gen memainkan peran yang sama dalam menyebabkan kanker payudara pada wanita, dan apakah obat dapat dikembangkan untuk menargetkan molekul rusak." ujarnya.
Menurutnya, kanker payudara triple-negatif lebih mungkin terjadi sebelum usia 40 atau 50, dibandingkan usia 60 atau lebih tua. Wanita Afrika-Amerika dan Hispanik: kanker payudara triple-negatif yang paling sering mempengaruhi wanita Afrika-Amerika, diikuti oleh perempuan Hispanik. Satu studi menemukan bahwa wanita kulit hitam 3 kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara triple-negatif daripada wanita kulit putih.
Sumber: Breastcancer.org

0 comments:
Post a Comment