INDONEWSTODAY.COM, Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di dunia, mereka menemukan hasil korelasi yang sama tentang pengaruh smartphone dalam pemicu retaknya hubungan intim dalam sebuah keluarga.
Hubungan intim bukan hanya seks di malam hari, tetapi juga hubungan keluarga seperti cium tangan, cium pipi, bersalaman, makan malam bersama, pelukan dan lain sebaginya yang secara langsung bersentuhan dalam keluarga.
Hal tersebut diketahui saat Anda mencoba berbicara dengan anak, dan istri Anda, atau nenek yang sedang berbicara kepada cucunya. Namun mereka tak mau mendengarkan percakapan neneknya lantaran mereka sedang asyik mengotak-atik smartphone-nya.
Di rumah yang seharusnya ada makan malam bersama, justru berubah dengan kesibukan jam kantor, seperti memeriksa e-mail di dalam iPad-nya. Ini menandakan bahwa hubungan antar manusia yang seharusnya bersosialisasi tetapi justru menjadi manusia idiot.
Inti dalam penelitian tersebut telah menandakan bahwa, Teknologi menghancurkan keintiman nyata dalam hubungan kita kata Paul Levy seorang peneliti yang mempelajari dunia digital sebagai peneliti senior di University of Brighton sejak tahun 1990. Dalam enam tahun yang lalu ketika ia mulai melihat diriku menghabiskan terlalu lama pada ponsel cerdas saya: jam online di malam hari dan terus-menerus menanggapi, bahkan ketika dikelilingi oleh teman-teman.
Ia menyadari bahwa dirinya mulai kecanduan - dan ia bukan orang satu-satunya yang mengalami hal tersebut. "Jadi, saya mulai mempelajari efek kehidupan virtual kami pada hubungan fisik kita, dan sejak berbicara dengan ratusan pasangan yang memiliki hubungan telah terancam oleh kecanduan mereka terhadap teknologi." katanya seperti yang dikutip dari Daily Mail kemarin (2/11/2014).
Teknologi Smartphone Mempengaruhi Hubungan Seks Pasangan Suami-Istri
Sebuah studi Universitas Oxford 24.000 pasangan menikah Eropa menemukan langsung, hubungan terbalik antara penggunaan situs jejaring sosial dan kepuasan pernikahan.
"Pada awalnya, kami menjawab email dari kamar tidur." kata Anne.
"Hal tersebut berlanjut ketika ia mulai SMS saya selamat malam, alih-alih berjalan ke kamar tidur, aku tahu aku tidak lagi menjadi prioritas. Untuk melakukan hubungan intim." tambahnya.
Semakin banyak pasangan membaca tentang kehidupan yang menarik orang lain di media sosial, semakin besar kemungkinan mereka untuk melihat mereka sendiri dengan kekecewaan dan kebencian terhadap hasil yang telah mereka usahakan.
Lantas bagaimana untuk mengurangi efek negatif dari teknologi yang bakal mempengaruhi kehidupan kita?
Para peneliti melakukan kajian pencegahan untuk menghindari efek negatif dari penggunaan teknologi Smartphone dalam kehidupan pribadi. Beberapa rekomendasi, diantaranya:
Hubungan intim bukan hanya seks di malam hari, tetapi juga hubungan keluarga seperti cium tangan, cium pipi, bersalaman, makan malam bersama, pelukan dan lain sebaginya yang secara langsung bersentuhan dalam keluarga.
Hal tersebut diketahui saat Anda mencoba berbicara dengan anak, dan istri Anda, atau nenek yang sedang berbicara kepada cucunya. Namun mereka tak mau mendengarkan percakapan neneknya lantaran mereka sedang asyik mengotak-atik smartphone-nya.
Di rumah yang seharusnya ada makan malam bersama, justru berubah dengan kesibukan jam kantor, seperti memeriksa e-mail di dalam iPad-nya. Ini menandakan bahwa hubungan antar manusia yang seharusnya bersosialisasi tetapi justru menjadi manusia idiot.
Inti dalam penelitian tersebut telah menandakan bahwa, Teknologi menghancurkan keintiman nyata dalam hubungan kita kata Paul Levy seorang peneliti yang mempelajari dunia digital sebagai peneliti senior di University of Brighton sejak tahun 1990. Dalam enam tahun yang lalu ketika ia mulai melihat diriku menghabiskan terlalu lama pada ponsel cerdas saya: jam online di malam hari dan terus-menerus menanggapi, bahkan ketika dikelilingi oleh teman-teman.
Ia menyadari bahwa dirinya mulai kecanduan - dan ia bukan orang satu-satunya yang mengalami hal tersebut. "Jadi, saya mulai mempelajari efek kehidupan virtual kami pada hubungan fisik kita, dan sejak berbicara dengan ratusan pasangan yang memiliki hubungan telah terancam oleh kecanduan mereka terhadap teknologi." katanya seperti yang dikutip dari Daily Mail kemarin (2/11/2014).
Teknologi Smartphone Mempengaruhi Hubungan Seks Pasangan Suami-Istri
Sebuah studi Universitas Oxford 24.000 pasangan menikah Eropa menemukan langsung, hubungan terbalik antara penggunaan situs jejaring sosial dan kepuasan pernikahan.
"Pada awalnya, kami menjawab email dari kamar tidur." kata Anne.
"Hal tersebut berlanjut ketika ia mulai SMS saya selamat malam, alih-alih berjalan ke kamar tidur, aku tahu aku tidak lagi menjadi prioritas. Untuk melakukan hubungan intim." tambahnya.
Semakin banyak pasangan membaca tentang kehidupan yang menarik orang lain di media sosial, semakin besar kemungkinan mereka untuk melihat mereka sendiri dengan kekecewaan dan kebencian terhadap hasil yang telah mereka usahakan.
Lantas bagaimana untuk mengurangi efek negatif dari teknologi yang bakal mempengaruhi kehidupan kita?
Para peneliti melakukan kajian pencegahan untuk menghindari efek negatif dari penggunaan teknologi Smartphone dalam kehidupan pribadi. Beberapa rekomendasi, diantaranya:
- Menempatkan smartphone dan tablet jauh dari kamar tidur dan tempat kami makan adalah langkah besar dalam arah yang benar. Gunakan jam alarm yang tepat, bukan telepon Anda.
- Ketika Anda bertemu teman-teman meletakkan ponsel Anda di 'mode pesawat' dan memungkinkan setidaknya 20 menit jauh dari komunikasi yang dapat mengganggu.
- Ketika Anda mengirim pesan teks ke pasangan Anda dengan mengatakan 'I love you', tutup mata Anda, gambar pasangan Anda dan benar-benar merasakan cinta itu. Ketika Anda mengirim seseorang sebuah 'X' dalam teks, pastikan Anda memberikan mereka ciuman dalam kehidupan nyata ketika Anda tiba di rumah.

0 comments:
Post a Comment