Jakarta - IndoNewsToday.com, Tagih janji Jokowi - JK saat berkampanye tentang tiga pilar kesejahteraan buruh yakni penghidupan yang layak, pekerjaan layak, dan upah layak, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) akan menggelar demo bersama serikat buruh lainnya di beberapa tempat DKI Jakarta, pada Selasa (4/11/2014) dan Senin (10/11/2014).
Adapun titik lokasi demonstrasi akan dilakukan di Kantor Gubernur DKI Jakarta, DPRD Jakarta, dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta.
"Kemungkinan aksi dilakukan di depan Istana Merdeka untuk menagih janji Presiden Joko Widodo atas komitmennya terkait tiga pilar kesejahteraan buruh berupa penghidupan layak, pekerjaan layak, dan upah layak." kata Presiden KSBSI Mudhofir, hari ini di Jakarta (2/11/2014).
Ia juga mengaku bahwa telah mengajukan tuntutan kepada Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahja Purnama (Ahok) untuk menaikkan UMP DKI Jakarta sebesar Rp3.200.000 per bulan untuk tahun 2015 nanti.
Sementara itu, ia bersama organisasi buruh yang lain sudah berkonsolidasi memperjuangan tuntutannya itu, seperti KSPI dan KSPSI, untuk menyamakan suara dengan menggelar aksi mogok nasional.
"Prinsip kami jika untuk kepentingan bersama, tidak menutup kemungkinan akan bersama-sama lagi dan akan satu suara melakukan mogok nasional." ujar tutupnya.
Adapun titik lokasi demonstrasi akan dilakukan di Kantor Gubernur DKI Jakarta, DPRD Jakarta, dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta.
"Kemungkinan aksi dilakukan di depan Istana Merdeka untuk menagih janji Presiden Joko Widodo atas komitmennya terkait tiga pilar kesejahteraan buruh berupa penghidupan layak, pekerjaan layak, dan upah layak." kata Presiden KSBSI Mudhofir, hari ini di Jakarta (2/11/2014).
Ia juga mengaku bahwa telah mengajukan tuntutan kepada Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahja Purnama (Ahok) untuk menaikkan UMP DKI Jakarta sebesar Rp3.200.000 per bulan untuk tahun 2015 nanti.
Sementara itu, ia bersama organisasi buruh yang lain sudah berkonsolidasi memperjuangan tuntutannya itu, seperti KSPI dan KSPSI, untuk menyamakan suara dengan menggelar aksi mogok nasional.
"Prinsip kami jika untuk kepentingan bersama, tidak menutup kemungkinan akan bersama-sama lagi dan akan satu suara melakukan mogok nasional." ujar tutupnya.

0 comments:
Post a Comment