Latest News
Friday, October 17, 2014

Peneliti: Lukisan di Gua Sulawesi Menyebar ke Afrika, Asia, Hingga Eropa

Maros - IndoNewsToday.com, Penemuan tanda-tanda hantu yang dimuat dalam beberapa lukisan di gua Sulawesi diperkirakan hal tersebut merupakan bagian seni dan adat budaya orang Indonesia di masa lampau. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti yang berpendapat bahwa seni tersebut di bawa ke beberapa daerah di Benua Asia, Afrika, dan Eropa.
 
Seperti lukisan binatang liar dan tanda-tanda tangan kiri oleh orang dewasa dan anak-anak pada dinding-dinding gua di Indonesia adalah sekurang-kurangnya telah berusia lebih dari 35.000 tahun. Seni cadas awalnya ditemukan di gua-gua di pulau Sulawesi pada tahun 1950-an, diperkirakan telah berusia 10.000 tahun.
 
Namun beberapa gambar yang ditemukan oleh tim peneliti asal Australia dan Indonesia tertarik dengan penemuan lukisan "satu tangan" yang setidaknya telah berusia sekitar 39,900 tahun, dan dua lukisan hewan, babi-rusa atau babirusa, dan hewan lain, mungkin babi liar, untuk setidaknya 35,400 dan 35,700 tahun lalu tersebut.

Dr Maxime Aubert, seorang arkeolog dari University of Wollongong mengatakan bahwa, "Kami menemukan di Sulawesi menunjukkan bahwa gua seni dibuat di seberang ujung Eurasia Pleistosen dunia di sekitar waktu yang sama, kegiatan manusia pada zaman tersebut mempunyai asal-usul lebih, mungkin di Afrika sebelum spesies kita meninggalkan benua ini dan menyebar di seluruh dunia." katanya.

Lukisan-lukisan yang menghiasi dinding gua-gua dan tempat penampungan tersebut ditemukan di kaki gunung batu kapur berada di persawahan sekitar dekat Maros di Sulawesi bagian Barat Daya.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Peneliti: Lukisan di Gua Sulawesi Menyebar ke Afrika, Asia, Hingga Eropa Rating: 5 Reviewed By: Sunardi